Muhammadiyah Dukung Kampung Haji Indonesia, Solusi Hemat Biaya dan Waktu

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 05 November 2025 | 18:32 WIB
Kabah (SinPo.id/Kemenag)
Kabah (SinPo.id/Kemenag)

SinPo.id - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto membangun Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Sebab, manfaatnya sangat banyak bagi jemaah, seperti bisa menekan ongkos biaya haji Indonesia dan lain sebagainya.

"Sesudah kita berikhtiar dalam konteks ruang, mungkin kita juga perlu merancang dalam konteks waktu. Toh, sebagian dari orang yang melaksanakan ibadah haji itu bisa hanya sepuluh hari,…. tapi secara umum 40 hari itu," kata Kiai Saad, dikutip dari Muhammadiyah.or.id, Rabu, 5 November 2025. 

Adapun kampung Haji Indonesia rencananya akan dibangun di Jabal Hindawiyah, Mekkah, di atas lahan seluas 80 hektar. Indonesia menjadi negara pertama yang diberi izin pemerintah Saudi untuk mendirikan Kampung Haji di Mekkah.

Menurut Kiai Saad, dengan adanya kampung haji Indonesia, waktu pelaksanaan ibadah beserta agenda-agenda yang lain, dapat dipangkas atau diperpendek. Karena, waktu utama yang dibutuhkan untuk ibadah inti berhaji tak lebih dari tujuh hari.

Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab bertambahnya waktu jemaah haji, di antaranya adalah kuota penerbangan yang terbatas, serta kapasitas bandara di Arab Saudi yang belum bisa mengakomodir semua.

"Soal ruang ini kita sudah mendapatkan penyelesaian, mungkin soal waktu itu sepanjang yang saya ketahui terkait dengan penerbangan. Tentu penerbangan di Saudi Arabia sana khususnya di Jeddah dan Madinah," ungkapnya.

Kiai Saad menyarankan supaya pemerintah Indonesia mencari opsi penerbangan selain di Jeddah dan Madinah. Bahkan jika memungkinkan, bisa mengambil jadwal penerbangan di negara-negara terdekat dengan Arab Saudi.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI