Home /

Dinas SDA DKI Sebut Revitalisasi Waduk Giri Kencana Baru Capai 54 Persen

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 02 November 2025 | 22:22 WIB
Revitalisasi waduk Giri Kencana (SinPo.id/ Beritajakarta)
Revitalisasi waduk Giri Kencana (SinPo.id/ Beritajakarta)

SinPo.id - Proyek revitalisasi Waduk Giri Kencana di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, baru mencapai 54,6 persen pada pekan ke-20 pelaksanaan. Angka itu masih tertinggal sekitar 7,6 persen dari target pengerjaan yang seharusnya sudah menembus 62,2 persen.

Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri, mengatakan pihaknya telah meminta kontraktor pelaksana untuk mempercepat pekerjaan agar proyek dapat selesai sesuai jadwal.

“Kami minta ada percepatan di lapangan karena proyek ini sangat strategis untuk pengendalian banjir di kawasan timur Jakarta,” ujar Saugi di Jakarta, Minggu, 2 November 2025.

Adapun revitalisasi waduk seluas 4,5 hektare itu dimulai sejak awal Juni lalu melalui sistem lelang e-Katalog. Menurut dia, pengerjaannya ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2025. 

Saugi menyampaikan, proyek tersebut meliputi pengerukan sedimen, pembangunan turap bronjong, serta penataan kawasan waduk agar memiliki fungsi ganda sebagai ruang publik.

“Pekerjaan bronjong dan ramp sudah selesai seluruhnya. Sementara pekerjaan taman, arsitektur, dan fasilitas pendukung masih dalam tahap pengerjaan,” ungkapnya. 

Saugi juga menjelaskan, setelah rampung, kawasan Waduk Giri Kencana akan dilengkapi dengan berbagai sarana publik, antara lain musala, lapangan basket, area bermain anak, amphiteater, jogging dan cycling track, serta fasilitas olahraga luar ruang. Kemudian, lanjutnya, Kantor Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung juga akan dibangun di area tersebut.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, waduk yang sebelumnya memiliki kedalaman sekitar dua meter itu akan dikeruk hingga mencapai enam meter. Dengan luas area basah sekitar 2,7 hektare, kata Saugi, kapasitas tampung airnya akan meningkat hampir tiga kali lipat dari 35.749 meter kubik menjadi 92.225 meter kubik.

“Waduk ini akan menerima aliran dari Saluran Penghubung Cilangkap. Daya tampung yang lebih besar diharapkan bisa menekan potensi genangan di kawasan sekitar,” ucap Saugi.

Dia menegaskan, kendati ada deviasi progres, pihaknya optimistis pekerjaan bisa diselesaikan sesuai rencana. 

“Kami sudah evaluasi bersama pihak ketiga. Targetnya, akhir tahun waduk sudah bisa difungsikan,” tandasnya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI