Ikatan Alumni STM Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Tawuran

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 01 November 2025 | 20:17 WIB
Ikatan Alumni STM Bogor bersama Polisi sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah (SinPo.id/ Dok. Pribadi)
Ikatan Alumni STM Bogor bersama Polisi sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah (SinPo.id/ Dok. Pribadi)

SinPo.id - Ketua Ikatan Alumni STM Bogor, Bob Eko Sukarta, menekankan pentingnya ketegasan dalam menegakkan aturan di sekolah, serta peran alumni dalam membimbing pelajar supaya menjauhi perilaku negatif. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan pencegahan tawuran yang digelar di lingkungan sekolah Kota Bogor.

"Sebagai alumni STM Sibogor, saya menilai bahwa siswa yang melanggar aturan sekolah memang harus ditindak tegas. Di lingkungan sekolah sudah ada peraturan yang jelas dan harus dipatuhi, karena guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter siswa," ujar Bob Eko, dikutip Sabtu, 1 November 2025.

Bob Eko menyampaikan, para pelajar perlu menghormati guru sebagai orang tua di sekolah. 

"Harapan saya, semua pelajar di Indonesia bisa menghormati dan patuh kepada guru, karena guru adalah orang tua kita di sekolah," ujarnya.

Sebagai bagian dari alumni, Bob Eko menuturkan bahwa pihaknya rutin menggelar kegiatan positif seperti edukasi bahaya narkoba, pencegahan tawuran, dan aksi kriminalitas di kalangan pelajar. 

"Kegiatan seperti ini kami lakukan secara rutin agar para pelajar memiliki kesadaran untuk memilih tindakan yang positif dan menjauhi hal-hal negatif," jelasnya.

Menurutnya, di era milenial saat ini, pelajar mudah terprovokasi oleh ajakan yang tidak baik. Karena itu, alumni hadir untuk mengarahkan mereka pada kegiatan yang bermanfaat. 

"Mayoritas panitia dalam kegiatan ini juga merupakan kakak kelas mereka dulu di sekolah, sehingga hubungan yang terjalin lebih dekat dan akrab," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Radit, pelajar SMK Negeri 2 Kota Bogor, mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa.

"Sangat positif. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkembang dan berlanjut supaya bisa mengurangi angka tawuran dan menghilangkan narkoba di kalangan pelajar," kata Radit.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI