Gelar Pameran Kreativitas RPTRA, DKI Dorong Kolaborasi dan Inovasi Lintas Wilayah
SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ruang publik ramah anak lewat penyelenggaraan “Gelar Produk dan Kreativitas Pengelola RPTRA 2025” yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 14 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) dengan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta. Mengusung tema “Silaturahmi Erat, Kolaborasi Hebat”, agenda tahunan ini menjadi ajang pertemuan para pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dari lima wilayah kota.
Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono, yang membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya peran RPTRA sebagai ruang yang multifungsi bagi masyarakat.
“RPTRA bukan hanya menyediakan tempat bermain yang aman untuk anak-anak, tapi juga telah berkembang menjadi simpul aktivitas warga, dari pelatihan keterampilan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi,” ujar Hani dalam keterangan resminya, Rabu, 15 Oktober 2025.
Hani menilai, kehadiran para pengelola RPTRA yang aktif dan kreatif merupakan tulang punggung dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak serta keharmonisan keluarga. Dia pun mendorong agar antarwilayah terus membangun jaringan kerja yang solid.
“Pertemuan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat berbagi pengalaman dan memantik inovasi. Dari sinilah benih kolaborasi itu tumbuh,” tutur dia.
Senada dengan Hani, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pengelola RPTRA tingkat kelurahan yang telah aktif dalam berbagai program, termasuk dalam ajang Gebyar RPTRA Tingkat Provinsi yang digelar awal Oktober lalu.
“Pameran ini menjadi ruang aktualisasi kreativitas pengelola, baik dalam bentuk produk lokal, kerajinan, maupun gagasan program sosial yang bisa direplikasi oleh wilayah lain,” kata Iin.
Dia menjelaskan, selain menjadi sarana promosi hasil karya dan produk unggulan, acara ini juga menghadirkan pelaku usaha binaan program Jakpreneur serta Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna). Harapannya, terjadi pertukaran ide dan terbentuk jejaring baru antarpengelola.
“Tujuan akhirnya adalah penguatan komunitas berbasis lingkungan yang dapat mandiri secara ekonomi dan sosial,” imbuhnya.
Adapun kegiatan ini turut diramaikan oleh stan pameran, sesi berbagi praktik baik, serta pertunjukan budaya lokal. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya partisipasi warga dan kader PKK yang memanfaatkan acara ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang belajar bersama.

