Pemangkasan Dana Transfer, Pemprov DKI Siapkan Pendanaan Alternatif

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah bersiap menyusun strategi pendanaan alternatif menyusul wacana pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya belum menerima keputusan resmi dari Kementerian Keuangan, namun menegaskan pembangunan Jakarta tidak akan berhenti.

“Kami memahami bahwa perubahan status Ibu Kota tentu berdampak pada struktur fiskal. Tapi yang paling penting, Jakarta tidak boleh stagnan. Kami akan terus bergerak,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu, 1 Oktober 2025.

Adapun pemerintah pusat sebelumnya mengisyaratkan adanya penyesuaian dana bagi hasil (DBH) dan dana alokasi umum (DAU) untuk DKI Jakarta seiring dengan transisi Ibu Kota Negara ke Nusantara. 

Menurut dia, jika pemangkasan benar terjadi, Pemprov DKI menyatakan siap melakukan penyesuaian kebijakan fiskal.

“Kami sudah mulai memetakan skema pembiayaan campuran. Pendekatan creative financing menjadi penting, terutama untuk proyek-proyek strategis kota,” kata Pramono.

Pramono menuturkan prioritas anggaran akan disusun ulang, dengan fokus pada layanan dasar dan proyek yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup warga.

“Pemangkasan itu bukan akhir. Ini momentum untuk mendorong efisiensi dan inovasi dalam pengelolaan kota,” imbuhnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI