JEFF 2025, Pemprov DKI Edukasi Publik Soal Sampah dan Kualitas Udara
SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2025 di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 25 September 2025. Festival dua hari yang berlangsung hingga Jumat ini menjadi ajang edukatif sekaligus interaktif dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap isu sampah dan kualitas udara di Ibu Kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan festival ini bukan hanya bentuk perayaan gaya hidup ramah lingkungan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan penting tentang perubahan perilaku sehari-hari warga kota.
“Kalau kita bicara soal lingkungan, yang dibutuhkan bukan sekadar teknologi, tapi kebiasaan. JEFF menjadi ruang untuk mengubah pola pikir kita tentang sampah dan udara. Semua dimulai dari rumah,” ujar Rano saat membuka acara.
Dia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari memilah hingga mendaur ulang. Menurutnya, tanpa keterlibatan warga, upaya pemerintah tak akan cukup untuk menciptakan kota yang bersih dan sehat.
“Kita ingin Jakarta bukan hanya bersih secara fisik, tapi juga sehat secara ekosistem. Dan itu hanya bisa dicapai kalau masyarakat ikut ambil bagian, sekecil apa pun peran mereka,” ungkapnya.
Festival yang mengusung tema “Rethink, Reuse, Recreate” ini dirancang sebagai platform kolaboratif antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda. Salah satu sorotan tahun ini ialah penggunaan teknologi Early Warning System (EWS) Kualitas Udara Jakarta, yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi kualitas udara secara real time.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan JEFF 2025 ialah momen penting untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang ekonomi sirkular dan pentingnya pengendalian pencemaran.
“Kita tidak sedang sekadar memperkenalkan produk atau inovasi. Kita sedang membentuk kultur baru, di mana setiap orang punya tanggung jawab menjaga kota ini tetap layak huni,” kata Asep.
Adapun JEFF 2025 menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti talkshow, creative workshop, serta Eco Exhibition yang menampilkan inovasi dari pelaku UMKM, green startups, dan komunitas peduli lingkungan. Di booth Trash to Treasure, pengunjung dapat menukarkan sampah plastik, minyak jelantah, atau wadah kosmetik bekas dengan produk ramah lingkungan dan voucher belanja.
Selain itu, tersedia pula instalasi seni bertema limbah, permainan interaktif, dan pengalaman virtual reality yang mengajak pengunjung memahami kondisi lingkungan Jakarta melalui pendekatan imersif.
“Antusiasme warga menunjukkan bahwa semangat transisi menuju kota hijau itu nyata. Kita ingin JEFF tidak berhenti di festival ini, tapi menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Asep.

