Menko Airlangga Sampaikan Belasungkawa untuk Para Korban Unjuk Rasa

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 01 September 2025 | 15:25 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (SinPo.id/tangkap layar)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (SinPo.id/tangkap layar)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka cita yang mendalam bagi para korban dan keluarga yang terkena dampak dari unjuk rasa pekan ini. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mengheningkan cipta. 

"Kami ucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk keluarga almarhum yang telah tercatat sejauh ini. Dan untuk itu, marilah kita sama-sama mengheningkan cipta, dan bagi yang beragama Islam, mari kita bacakan Al-Fatihah," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Senin, 1 September 2025. 

Adapun para korban yang tercatat saat ini yaitu pengemudi ojek online di Jakarta Affan Kurniawan, pegawai DPRD Makassar Sarina Wati, pegawai DPRD Makassar Syaiful Akbar, pegawai DPRD Makassar Muhammad Akbar Basri, anggota Satpol PP Kota Makassar Budi Haryadi, pengemudi ojek online Makassar Rusdamdiansyah, tukang becak Surakarta Sumari, dan mahasiswa Yogyakarta Rheza Sendy Pratama.

Menurut Airlangga, peristiwa ini menjadi pukulan yang berat bagi bangsa di tengah upaya perjuangan membangun ekonomi yang kokoh dan berdaulat.

"Peristiwa ini tentu merupakan pukulan berat bagi bangsa di tengah upaya membangun ekonomi yang kokoh dan berdaulat," ujarnya.

Airlangga meyampaikan, pemerintah memahami bahwa jika terdapat kekhawatiran serta ketidakpastian yang saat ini dirasakan oleh masyarakat. 

"Namun, kami harap masyarakat tidak perlu khawatir," imbaunya.

Airlangga menekankan, pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas, memastikan dinamika yang terjadi tidak mengganggu fondasi perekonomian nasional.

Untuk itu, ia berharap masyarakat tetap menjaga suasana kondusif ketika menyampaikan aspirasinya. Sedangkan untuk pelaku usaha, diimbau tetap tenang. 

"Kami mendorong dan mengimbau para pengusaha untuk tetap tenang dan optimis. Tentu seluruhnya mempunyai tanggung jawab moral kepada bangsa ini untuk mempertahankan roda perekonomian agar penciptaan lapangan kerja dan mereka yang bekerja tetap terjaga," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI