Pimpinan MPR Harap Kepala Daerah Baru Buat Lingkungan Sehat

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 21 Februari 2025 | 10:03 WIB
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (SinPo.id/Dok. Humas MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (SinPo.id/Dok. Humas MPR RI)

SinPo.id -  Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno meminta kepala daerah yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto memenuhi hak-hak rakyat demi lingkungan hidup yang sehat.

Dia menyebut pemerintah pusat terus berupaya mencegah agar dampak perubahan iklim bisa ditangani dengan baik. Namun, kata dia, harus ada sinergi kebijakan lingkungan pusat dan daerah untuk menghadapi dampak perubahan iklim.

"Sudah menjadi kewajiban bagi kepala daerah untuk menjalankan amanat UUD 1945 . Di antara poin penting dan krusial adalah pemenuhan hak rakyat untuk lingkungan hidup yang sehat sesuai pasal 28H ayat 1 UUD 1945," kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 21 Februari 2025.

Legislator dari Fraksi PAN itu mengatakan polusi yang semakin meningkat menunjukkan bahwa situasi bukan lagi perubahan iklim tapi sudah mengarah pada krisis iklim. Untuk itu, penanganan yang dilakukan harus dengan manajemen krisis serentak, baik di pusat maupun sampai di daerah.

Eddy pun meminta kepala daerah untuk menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi menuju energi terbarukan yang ramah lingkungan. Menurut dia, ada banyak daerah yang memiliki potensi energi terbarukan dan diharapkan bisa memaksimalkan potensi dengan baik.

"Potensi energi terbarukan yang dimanfaatkan dengan baik selain ramah lingkungan, juga akan mendatangkan investasi yang bermanfaat secara ekonomi untuk daerah serta membuka lapangan kerja baru," kata dia.

Untuk itu, dia memastikan bahwa MPR membuka pintu seluas-luasnya kepada para kepala daerah untuk berkolaborasi membangun daerah dan memenuhi hak lingkungan hidup sehat.

"MPR adalah rumah kolaborasi dan kami siap untuk bekerja sama, bersinergi dan saling menguatkan untuk memenuhi hak rakyat untuk lingkungan hidup yang sehat, bebas polusi dan menggunakan energi terbarukan," katanya.

BERITALAINNYA