Pemprov DKI Didesak Gelar Operasi Pasar Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 09 Februari 2025 | 09:39 WIB
Ilustrasi gas 3 Kg (SinPo.id/Ashar)
Ilustrasi gas 3 Kg (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk segera melaksanakan operasi pasar guna mengatasi kelangkaan pasokan elpiji 3 Kilogram (Kg) yang belakangan ini mengganggu masyarakat.

Menurut Kenneth, langkah ini penting untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kg di seluruh wilayah Jakarta.

“Saya mendesak agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertransgi) DKI segera menggelar operasi pasar. Ini untuk mencegah kelangkaan, menstabilkan pasokan, dan mengendalikan harga elpiji 3 kg yang semakin sulit didapat,” kata Kenneth dalam keterangannya, Minggu, 9 Februari 2025.

Dia menduga kelangkaan ini disebabkan oleh oknum-oknum yang bermain curang, seperti menimbun, mengoplos, serta permainan harga oleh pengecer. Selain itu, distribusi elpiji yang tidak tepat sasaran juga menjadi salah satu penyebab utama kesulitan memperoleh gas 3 kg.

Lebih lanjut, Kenneth juga menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, dia mendesak Pemprov DKI untuk bersinergi dengan Pertamina serta Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menggelar operasi pasar.

“Kami meminta Pemprov Jakarta bekerja sama dengan Pertamina dan UMKM untuk menstabilkan pasokan serta harga elpiji 3 kg,” tutur Kenneth.

“Penting juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menghindari panic buying dan hanya membeli elpiji sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Kenneth juga sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa sangat tidak dibenarkan bagi orang kaya untuk menggunakan elpiji 3 kg atau pertalite bersubsidi.

“Barang-barang tersebut seharusnya hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI