CEK KESEHATAN GRATIS

Dinkes DKI: 44 Puskesmas Layani Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 07 Februari 2025 | 19:55 WIB
Ilustrasi Puskesmas (SinPo.id/ Pixabay)
Ilustrasi Puskesmas (SinPo.id/ Pixabay)

SinPo.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mengumumkan kesiapan 44 puskesmas untuk memberikan layanan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari program nasional yang akan dimulai pada 10 Februari 2025. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, program ini bertujuan untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang merayakan hari ulang tahun.

"Kami akan memulai program ini dengan 44 puskesmas yang telah dipersiapkan. Selanjutnya, kami akan melibatkan 292 puskesmas pembantu pada tahap berikutnya," kata Ani kepada wartawan, Jumat, 7 Februari 2025.

Dia menjelaskan, Pemprov DKI  telah mempersiapkan segala aspek yang dibutuhkan, termasuk tenaga medis, fasilitas pelayanan, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai. 

"Kami sudah melakukan visitasi dan identifikasi sasaran program ini, agar sesuai dengan siklus hidup masyarakat yang akan menjalani pemeriksaan," ungkap dia. 

Menurut Ani, program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) ini akan mencakup seluruh kelompok usia, dengan target penerima manfaat sekitar 280 juta penduduk Indonesia. 

Dia juga menyampaikan, pemeriksaan akan dibagi dalam dua grup usia, yaitu anak-anak di bawah usia enam tahun dan kelompok usia di atas enam tahun. 

"Setiap kelompok usia akan menjalani sejumlah jenis pemeriksaan kesehatan, mulai dari bayi baru lahir hingga orang dewasa dan lanjut usia," kata Ani. 

Untuk bayi baru lahir, kata Ani, ada enam jenis pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan, sedangkan balita akan menjalani delapan pemeriksaan. 

Sedangkan anak-anak Sekolah Dasar (SD) akan menjalani 11 jenis pemeriksaan, remaja SMP 13 pemeriksaan, dan remaja SMA 12 pemeriksaan. Untuk kelompok dewasa dan lanjut usia, total 19 jenis pemeriksaan kesehatan akan dilakukan.

Ani pun berharap, dengan program ini masyarakat DKI Jakarta dapat mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang lebih mudah diakses dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perawatan kesehatan preventif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI