Bawa Semangat Persatuan, PKS Dukung Wacana Pertemuan Prabowo dengan Megawati

Laporan: Juven Martua Sitompul
Rabu, 29 Januari 2025 | 10:57 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (SinPo.id/Dok. PKS)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (SinPo.id/Dok. PKS)

SinPo.id - PKS mendukung wacana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Pertemuan itu demi persatuan. Pertemuan kedua tokoh itu dinilai membawa semangat persatuan.

"Bagus. Apresiasi Pak Prabowo yang terus membawa semangat persatuan. Bu Mega sejak dulu selalu menjaga persatuan," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa, 28 Januari 2025.

Tak hanya itu, Mardani mengamini jika PDIP di bawah kepemimpinan Megawati memiliki sikap nasional. PDIP bahkan, kata dia, menyatukan golongan dari nasional hingga kelompok islam.

"Capres dan Cawapres PDIP sejak zaman Bu Mega selalu menyatukan nasionalis dan kelompok Islamis, NU biasanya," kata dia.

Menurut dia, persatuan ini tentu perlu dibangun demi pertumbuhan ekonominya. Mardani menekankan krtitik yang positif juga diperlukan demi mengawal program pemerintah.

"Saat menghadapi tantangan target 8 persen pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan dan energi kita patut menyatukan barisan. Kritik yang konstruktif bisa difokuskan di proses teknokrasi dan pengawalan kualitas dari program pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani berharap Presiden Prabowo dan Ketua Umum Megawati dapat segera bertemu. Puan yakin kedua tokoh itu memiliki harapan yang sama.

"Ya, dong, kita semua punya harapan yang sama. Saya pun meyakini keduanya pun pasti mempunyai harapan yang sama untuk secepatnya bertemu," kata Puan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Puan Maharani juga mengungkapkan Megawati beberapa kali bertukar sejumlah barang dengan Presiden Prabowo. Barang-barang tersebut di antaranya terkait penunjang kesehatan keduanya.

"Beliau berdua sudah sering kali saling tukar hal-hal yang memang dianggap bisa saling bermanfaat bagi kesehatan," kata Puan.

BERITALAINNYA