Pimpinan MPR Minta Pemerintah Pastikan Santri Dapat Makan Bergizi Gratis

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 06 Januari 2025 | 12:50 WIB
Menu makan bergizi gratis (SinPo.id/Anam)
Menu makan bergizi gratis (SinPo.id/Anam)

SinPo.id - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah memastikan santri dan siswa di sekolah keagamaan menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Hidayat merespons mulai dijalankannya program MBG oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto per hari ini.

"Sejak peluncuran tahap awal ini saya harapkan agar siswa di madrasah/sekolah keagamaan, dan santri di pondok pesantren sudah dimasukkan dalam program bagus tersebut, sehingga Makan Bergizi Gratis menjadi program yang berkeadilan, baik bagi siswa di sekolah umum maupun sekolah keagamaan," kata Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 6 Januari 2025.

Menurut dia, kepastian santri dan siswa sekolah keagamaan dapat menikmati program MBG diperlukan. Sebab, informasi pelaksanaannya dinilai masih minim sebelum program diluncurkan pada Senin ini.

"Misalnya, dalam kunjungan kerja reses DPR RI ke salah satu pesantren besar di Jakarta Selatan, kepala atau kiai pesantren mengatakan belum mendapatkan akses untuk program ini. Kalau ini untuk pesantren di Jakarta, mungkin banyak pesantren di luar Jakarta, di luar Jawa, akan mengalami hal yang sama," ujarnya.

Kendati demikian, Legislator dari Fraksi PKS itu menyadari bahwa program MBG masih diimplementasikan secara bertahap hingga 2029, dan pada 2025 baru menjangkau 19 juta jiwa.

Hidayat juga mengingatkan pemerintah agar memastikan program MBG dapat terlaksana dengan baik, dan tidak ada kasus penipuan yang menyangkut program tersebut.

"Pemerintah perlu memastikan program ini terlaksana dengan amanah, transparan, dan turut melibatkan mulai dari pengurus sekolah, pedagang kantin, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), hingga warga di sekitar satuan pendidikan, agar efek pengganda ekonominya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, dan agar program strategis itu benar-benar terlaksana dengan amanah serta membawa hasil maksimal guna menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI