Jokowi Bersyukur Indonesia Tetap Stabil Ditengah Krisis Global

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 08 Juli 2024 | 15:56 WIB
Presiden Joko Widodo. (SinPo.id/Setpres)
Presiden Joko Widodo. (SinPo.id/Setpres)

SinPo.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, terjaganya stabilitas ekonomi maupun politik di Indonesia, merupakan modal besar untuk membangun negera. Karena, saat ini dunia global tengah dilanda ketidakpastian. 

"Alhamdulillah, patut kita syukuri ekonomi dan politik Indonesia sangat stabil," kata Jokowi dalam acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juli 2024. 

"Dan juga pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik. Ini semua adalah moda dasar kita dalam membangun negeri ini," tambahnya.

Namun, Jokowi meminta agar kementerian hingga lembaga negara untuk lebih kompetitif menghadapi ketidakpastian global tersebut. 

Ia menyampaikan, beberapa tahun belakangan ini, dunia sedang menghadapi gejolak, baik politik, ekonomi, dan perang dagang yang semakin memanas. Termasuk juga perubahan iklim. 

"Pertumbuhan ekonomi global juga melambat, tahun ini diperkirakan hanya 3,2 persen, dan bahkan krisis ekonomi melanda beberapa kawasan," ujarnya. 

Untuk Indonesia, lanjut Jokowi, pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh di atas 5 persen. Hal itu tak terlepas dari pernah Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang tiap hari Senin selalu bertemu dengan para kepala daerah untuk menjaga inflasi di setiap daerah. 

"Kita di kuartal pertama tahun ini tumbuh 5,11 persen, inflasi tetap terjaga," ucapnya. 

Bagi Jokowi, agar pertumbuhan lebih tinggi untuk lebih kompetitif dengan negara-negara lain, Indonesia harus lincah, cepat dan taktis. 

"Harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun, harus mampu memanfaatkan peluang yang sekarang ini sangat sempit. Oleh karena itu, akuntabilitas, fleksibilitas harus dijalankan secara seimbang," tukasnya. sinpo

Komentar: