PT Pelni: Insiden Terbakarnya KM Umsini Tak Timbulkan Korban Jiwa

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 10 Juni 2024 | 04:36 WIB
KM Umsini
KM Umsini

SinPo.id -  Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto mengatakan insiden terbakarnya Kapal Motor (KM) Umsini tidak mengakibatkan korban jiwa. Dia memastikan api sudah berhasil dipadamkan.

"ABK kapal dengan cepat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam CO2 yang tersedia di atas kapal, dan saat yang bersamaan menurunkan penumpang ke dermaga. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait," ujarnya dalam keterangannya, Minggu 9 Juni 2024.

Peristiwa bermula saat KM Umsini yang berlayar dari Bau Bau, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersandar di Dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta, sekitar pukul 05.00 Wita, subuh tadi.
Sebelum kebakaran, sempat terjadi 2 kali ledakan dari dalam kapal. Hal itu membuat para penumpang panik berlarian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata dia,
umber api pertama kali diketahui pada Minggu pukul 04.20 WITA yang diduga berasal dari percikan api di motor bantu yang berada di kamar mesin. Api bisa dipadamkan pada pukul 09.03 WITA.

Saat kebakaran itu terjadi, di atas kapal terdapat 1.677 orang dengan tujuan Makassar, Surabaya, Kijang, dan Jakarta. Untuk itu, penumpang lanjutan akan diangkut menggunakan kapal Pelni lainnya yang akan melalui Makassar.

"Untuk penumpang tujuan Surabaya dan Kijang akan diangkut menggunakan KM Labobar pada Selasa 11 Juni 2024 sementara penumpang lanjutan ke Jakarta akan dibawa KM Dorolonda di hari yang sama, seluruhnya berangkat dari Makassar," tambah Evan.

Dampak dan penyebab kebakaran sendiri akan segera dilakukan pemeriksaan setelah proses pendinginan selesai. Pemadaman api turut dibantu oleh 8 unit mobil pemadam kebakaran Kota Makassar.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang atas kejadian ini. Kami juga menghimbau kepada seluruh calon pelanggan untuk dapat menyesuaikan perjalanannya. Informasi seputar pembatalan tiket, penyesuaian jadwal maupun informasi lainnya dapat diperoleh melalui saluran resmi Contact Center 021-162 atau Whatsapp Official 08111621162," ucap Evan.sinpo

Komentar: