Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Gaza Tengah

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 20 Mei 2024 | 11:25 WIB
Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 27 orang di Gaza tengah, sebagian besar di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak (SinPo.id/AP)
Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 27 orang di Gaza tengah, sebagian besar di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak (SinPo.id/AP)

SinPo.id - Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 27 orang di Gaza tengah, sebagian besar di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak. Sedangkan pertempuran antara pasukan Israel dengan Hamas berkecamuk di wilayah utara pada hari Minggu 19 Mei 2024.

Serangan tersebut terjadi ketika para pemimpin Israel menyampaikan perbedaan pendapat mengenai siapa yang harus memerintah Gaza setelah perang.

Di satu sisi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi kritik dari anggota lain dalam Kabinet Perangnya. Bahkan saingan politik utamanya Benny Gantz mengancam akan meninggalkan pemerintahannya jika Netanyahu tidak mengadopsi rencana yang ia buat mengenai perang di Gaza.

Sementara Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan, meminta Israel untuk mengikuti rencana ambisius AS agar Arab Saudi mengakui Israel dan membantu Otoritas Palestina memerintah Gaza dengan imbalan jalan menuju status negara. Tetapi hal itu ditentang oleh Netanyahu.

"Kami akan fokus pada operasi militer Israel di kota Rafah di Gaza selatan, bantuan kemanusiaan dan sandera yang ditahan di Gaza," kata Netanyahu dalam keterangan persnya, dilansir dari AP, Senin 20 Mei 2024.

Netanyahu juga menentang pembentukan negara Palestina, dengan mengatakan Israel akan mempertahankan kontrol keamanan terbuka atas Gaza dan bermitra dengan warga Palestina yang tidak terafiliasi dengan Hamas atau Otoritas Palestina yang didukung Barat.sinpo

Komentar: