CASIS POLRI KORBAN BEGAL

Bertemu Ambarita, Casis Bintara Korban Begal Terharu

Laporan: Tri Setyo Nugroho
Jumat, 17 Mei 2024 | 22:16 WIB
Casis Bintara Polri korban begal Satrio Mukti saat bertemu idolanya Aipda Ambarita (SinPo.id/ Humas Polres Jakbar)
Casis Bintara Polri korban begal Satrio Mukti saat bertemu idolanya Aipda Ambarita (SinPo.id/ Humas Polres Jakbar)

SinPo.id - Satrio Mukti Raharjo, calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal di Arjuna Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat terharu saat disambangi sosok idolanya, Aipda Ambarita. Sosok inspiratif yang menjadi motivasi Satrio untuk menjadi seorang Bintara Polri hadir di hadapannya.

Satrio mengaku tidak menyangka Ambarita tiba-tiba mendatangi kediamannya di Jalan Alpukat 2, RT 002/002, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

"Awalnya tak menyangka, bahkan saya sempat dikerjai. 'Ini lho sosok idaman kamu,' kata Pak Ashari dari Humas Polres Metro Jakarta Barat," ujar Satrio dalam keterangannya, Jumat, 17 Mei 2024.

Namun, kata Satrio, sosok yang diperlihatkan bukanlah Aipda Ambarita, melainkan salah satu tim dari Perintis Presisi Polda Metro Jaya. "Bukan pak, bukan ini. Ini temannya Bang Ambarita," jawab Satrio dengan sedikit kebingungan. 

Selama pertemuan, tim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk juga memberitahukan pelaku yang melukai Satrio dan mengambil motornya sudah berhasil diamankan. 

"Saya sangat bersyukur mendengar hal tersebut. Ya Allah, Alhamdulillah sekali pak, akhirnya para pelaku sudah berhasil diamankan," ucap Satrio.

Awalnya, Satrio dan ibunya sempat kecewa karena mengira Aipda Ambarita tidak datang. Namun, tidak lama kemudian, sosok idolanya itu muncul dari belakang memberikan kejutan. 

"Ya Allah, tidak menyangka banget pak. Sampai saya dan ibu saya tertawa girang dan sempat meneteskan air mata karena kekaguman saya," kata dia.

Ambarita juga memberikan motivasi kepada generasi muda untuk bergabung dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sebagai Bintara Polri.

"Jangan patah semangat, banyak berdoa ingat ada Tuhan dan doa orang tua," ujar Ambarita.sinpo

Komentar: