Wapres Sebut Lembaga Zakat Perlu Diperbanyak untuk Tekan Kemiskinan

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 15 Mei 2024 | 05:23 WIB
Wapres Ma'ruf Amin (SinPo.id/Setwapres)
Wapres Ma'ruf Amin (SinPo.id/Setwapres)

SinPo.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, lembaga amil zakat nasional perlu diperbanyak. Sebab, lembaga itu bisa berkontribusi menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Ma'ruf mendorong pengelolaan dana sosial harus terus ditingkatkan dan fokus menyasar berbagai sektor kehidupan masyarakat.

"Pengelolaan dana sosial syariah harus terus dipacu agar semakin berdampak pada sektor-sektor pendidikan, kesehatan, dakwah, advokasi, kemanusiaan, dan ekonomi,” ujar Ma'ruf Amin dalam keterangannya, Selasa, 14 Mei 2024.

"Memang itu perlu diperbanyak, karena potensi zakat dan wakaf itu besar sekali. Pertama, itu belum terkelola dengan baik, belum terpungut dengan baik," tambahnya.

Ma'ruf Amin menjelaskan, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp327 triliun per tahun. Namun, saat ini nilai zakat dan wakaf masih jauh dari target yang dicapai.

"Masih jauh sekali, oleh karena itu perlu ada penambahan kelembagaan tapi yang kredibel ya," sambungnya.

Namun begitu, Ma'ruf Amin mengapresiasi keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang berupaya berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Penyaluran bantuan dari Baznas dinilai sudah dirasakan ribuan orang di Indonesia.

"Pada tahun 2023, Baznas melaporkan pengelolaan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan telah berhasil dirasakan oleh 21.000 jiwa penerima manfaat yang termasuk kelompok miskin ekstrem," tandasnya.sinpo

Komentar: