WWF BALI

WWF Bali Kesempatan Legislator Dunia Ambil Langkah Atasi Kelangkaan Air

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 14 Mei 2024 | 14:26 WIB
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (SinPo.id/ Parlementaria)
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (SinPo.id/ Parlementaria)

SinPo.id -  Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengatakan agenda pertemuan antar parlemen dalam World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, merupakan kesempatan bagi Parlemen dunia untuk memobilisasi tindakan terhadap air. Tindakan itu penting demi keamanan dan kemakmuran global.

Para legislator dari berbagai negara itu berkesempatan mengambil langkah konkret dalam mengatasi kelangkaan air. Salah satunya, dengan cara meningkatkan kerja sama Parlemen.

"Berkesempatan mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan air, meningkatkan kerja sama parlemen dalam memperluas akses terhadap air bersih," kata Gobel saat membacakan pidato Ketua DPR RI Puan Maharani pada Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2024.

Dia menjelaskan DPR RI bakal menjadi tuan rumah dalam Parliamentary Meeting on the occasion of the 10th World Water Forum. Pertemuan antar Parlemen dunia itu digelar pada 19-21 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali.

Dia mengatakan DPR RI berfokus menyukseskan kegiatan tersebut, baik dari aspek penyelenggaraan maupun substansi dalam memperkuat tata kelola air bagi kesejahteraan rakyat. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari fungsi diplomasi DPR RI.

"Atas nama Pimpinan DPR RI, kami mengundang partisipasi seluruh alat kelengkapan DPR RI untuk ikut menyukseskan," katanya.

Melalui berbagai peran diplomasi, kata dia, DPR RI ikut berperan dan bertanggung jawab membangun dunia yang lebih baik, membangun tatanan sosial, ekonomi, politik yang humanis serta berkeadilan sosial.

WWF merupakan forum internasional yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di sektor sumber daya air, mulai dari pemerintah, parlemen, pemimpin politik, lembaga multilateral, politisi, akademisi, masyarakat sipil, hingga pelaku usaha.

WWF ke-10 mengusung tema 'Air untuk Kesejahteraan Bersama' dan akan membahas beberapa subtema, yakni ketahanan dan kesejahteraan air; air untuk manusia dan alam; pengurangan dan pengelolaan risiko bencana; tata kelola, kerja sama, dan diplomasi air; pembiayaan air berkelanjutan, dan pengetahuan dan inovasi.sinpo

Komentar: