Hindari Politik Uang, Polri Diminta Jaga Pesta Demokrasi 2024 dengan Maksimal

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 16 November 2023 | 17:59 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa. (SinPo.id/Dok. DPR)
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa. (SinPo.id/Dok. DPR)

SinPo.id - Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa, meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) beserta Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk menjaga pesta demokrasi 2024 dengan maksimal, agar tidak ada praktek-praktek politik uang (money politic).

Permintaan itu disampaikan Supriansa usai Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kabaharkam Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Fadil Imran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 15 November 2023.

"Saya minta kepada kepolisian dan Gakkumdu pada umumnya, supaya jangan ada praktik-praktik money politic yang terjadi di daerah itu. Karena ini berbahaya dan bisa merusak sistem demokrasi kita," kata Supriansa, dikutip pada Kamis, 16 November 2023.

Selain itu, ia juga meminta kepada polisi, jaksa, dan Bawaslu untuk tidak ragu melakukan tindakan hukum terhadap mereka yang melakukan money politic dalam Pemilu mendatang.

Meski demikian, kata Supriansa, masyarakat juga harus berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi jika menemukan kecurangan-kecurangan yang dapat mengancam keselamatan pesta demokrasi nantinya, demi kelancaran dan keamanan Pemilu 2024.

"Masyarakat harus memberikan dukungan penuh kepada Kepolisian. Bagaimana cara memberikan dukungan adalah memberikan informasi, jika ada hal-hal yang kira-kira bisa mengancam keselamatan-keselamatan pesta demokrasi ini," ungkapnya.

"Yang pasti pesta demokrasi pada tahun 2024 ini harus berjalan dengan baik, dalam rangka melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang akan memimpin bangsa ini," sambung Supriansa.sinpo

Komentar: