Investasi di DKI Jakarta Capai Rp79,5 Triliun, Tertinggi di Indonesia

Laporan: Khaerul Anam
Selasa, 05 September 2023 | 21:33 WIB
Ilustrasi Kota Jakarta (SinPo.id/ beritajakarta)
Ilustrasi Kota Jakarta (SinPo.id/ beritajakarta)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) pada semester I tahun 2023 tembus Rp79,5 triliun. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan, PMDN DKI Jakarta menempati urutan pertama dalam realisasi secara nasional, yaitu sebesar Rp40,6 triliun atau menyumbang 12,9 persen.

"Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, realisasi PMDN Provinsi DKI Jakarta sepanjang Januari-Juni 2023, sebesar Rp 40,6 triliun atau menyumbang 12,9 persen dari total realisasi PMDN secara nasional" kata Benni dalam keterangan resmi, Selasa 5 September 2023.

Selanjutnya, realisasi investasi PMA Provinsi DKI Jakarta sepanjang semester I tahun 2023 mencapai USD 2,6 miliar atau sekitar Rp38,9 triliun. Angka ini berkontribusi sebesar 10,7 persen dari total realisasi PMA secara nasional.

“Dengan demikian secara kumulatif, realisasi investasi PMDN dan PMA DKI Jakarta sepanjang Januari-Juni Tahun 2023 mencapai total Rp 79,5 triliun,” ujarnya.

Benni menyebut, sepanjang Januari-Juni di tahun 2023 terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi terbesar realisasi PMA dan PMDN bagi Provinsi DKI Jakarta.

Ketiga sektor itu adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan nilai Rp 29,11 triliun atau 37 persen, jasa lainnya Rp 15,89 triliun atau 20 persen, dan perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp 11,16 triliun atau 14 persen.

Menurut Benni, tingginya angka realisasi investasi di Jakarta tidak terlepas dari berbagai inovasi layanan penanaman modal dan kemudahan perizinan/ non perizinan yang dilakukan Dinas PMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

Benni menambahkan, Dinas PMPTSP berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan zero complain, zero delay dan 100 persen service excellence.

“Arahan beliau (Pj Gubernur DKI Jakarta) agar seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai inovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat guna mendorong laju investasi di Jakarta,” tandasnya.sinpo

Komentar: