Airlangga Sebut PSN Salah Satu Upaya Transformasi Ekonomi

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 26 Juli 2023 | 20:58 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (SinPo.id/ Ashar)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan Proyek Strategi Nasional (PSN) termasuk di dalamnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), merupakan salah satu upaya transformasi ekonomi.

Menurutnya, sebagai economic driver bagi Indonesia, PSN perlu didukung oleh kualitas SDM yang berdaya saing. Terlebih adanya infrastruktur yang dibangun melalui PSN juga menjadi penting bagi Indonesia untuk bisa lepas dari middle income trap.

“Kita ketahui ke depan di tahun 2035 Indonesia berpotensi untuk lepas dari jebakan negara menengah. Jebakan negara menengah ini hanya bisa dilakukan kalau kita punya masyarakat yang produktif. Karena bonus demografi kita tinggal 13 tahun," kata Airlangga, Rabu 26 Juli 2023.

"Tidak semua negara lulus dari middle income trap. Kuncinya tentu adalah infrastruktur, baik darat, udara, dan laut. Indonesia butuh SDM yang sehat dan cerdas. Siap bersaing dengan perubahan artificial inteligence. Nah itu yang paling penting,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa selain mendukung upaya pembangunan kawasan, Pemerintah juga akan terus mendorong pembangunan kualitas SDM warga yang ada sekitar kawasan.

"Pemerintah juga mendorong agar CSR-CSR wajib ke wilayah di sekitar lokasi kegiatan ekonomi berada. Kita tidak ingin melihat ekonomi tinggi, pembangunannya tinggi, tetapi masih ada angka kemiskinan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan infrastruktur, Airlangga mengatakan bahwa Indonesia memiliki energy cost yang murah. Hal tersebut membuktikan bahwa infrastruktur Indonesia dibangun secara efisien dan berdaya saing.

Namun, pihaknya juga menegaskan akan terus mengawal pembangunan PSN agar berjalan sesuai target, dan sebagai penopang utama transformasi ekonomi, sebanyak 158 Proyek Strategis Nasional telah beroperasi dalam delapan tahun terakhir, dengan nilai investasi mencapai Rp1.107,2 Triliun.

 sinpo

Komentar: