BP2MI Cegah 7.268 Calon PMI Ilegal ke Luar Negeri Sejak 2020

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 05 Juli 2023 | 03:20 WIB
Ilustrasi tindak pidana perdagangan orang (Pixabay)
Ilustrasi tindak pidana perdagangan orang (Pixabay)

SinPo.id -  Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah mencegah dan menyelamatkan 7.268 calon PMI sejak Januari 2020. Dari jumlah itu, 714 kasus sudah dilimpahkan ke kepolisian, 255 kasus ke kejaksaan dan 42 sudah divonis.

"Kita terus berkomitmen melindungi PMI anak bangsa dari tangan-tangan jahat dari sindikat," tutur Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam keterangannya pada Selasa 4 Juli 2023. 

Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers bersama Menko Polhukam, Mahfud MD, Menko PMK, Muhajir Effendy di Jakarta, Selasa, 4 Juli 2023. 

Benny Rhamdani menegaskan perang semesta dengan para sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Benny mengajak seluruh komponen bangsa bersinergi melawan mafia Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Kita tidak akan pernah kalah melawan sindikat mafia yang tega menjual anak bangsa ke luar negeri, sejak saya dilantik menjadi kepala BP2MI, saya tegaskan kepada Presiden Jokowi untuk perang semesta dengan para sindikat," tegasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu mengungkapkan PMI ilegal saat ini masih marak. Mengutip data World Bank, dari 9 juta PMI bekerja di luar negeri, hanya sebanyak 4,6 juta yang tercatat secara resmi di BP2MI. 

"Ini data dari world bank, kita perihatin melihat ini, sejumlah PMI ilegal itu diberangkatkan sebelumnya saya memimpin BP2MI. Makanya saya bilang, kita harus Perang Semesta. Kita tidak boleh membiarkan masalah kemanusiaan ini terus terjadi,” ujarnya.

Benny menegaskan, pihaknya sangat berkomitmen memberantas mafia penempatan PMI ilegal. Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas jika ada oknum internal BP2MI terlibat praktik kejahatan tersebut. Benny berharap melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) TPPO oleh Presiden Jokowi pemberantasan dan perang semesta melawan sindikat PMI Ilegal terus dimasifkan.

"Pak Jokowi telah membentuk TPPO ini bukti bahwa negara hadir untuk rakatnya, melindungi dari para sindikat, tentu kita juga minta dukungan kepada masyarakat untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam memberantas penjahat kemanusiaan ini," ucapnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan mendukung Perang Semesta yang diserukan BP2MI. Menurutnya, kesungguhan Kepala BP2MI untuk memberikan pelayanan yang baik untuk PMI, harus didukung.

"Apa yang dikerjakan BP2MI sangat baik. Kita harus dukung dan Pak Benny kita akui semangatnya untuk melawan para mafia, saya juga kemarin hadir dalam pelepasan PMI secara resmi dari BP2MI sangat baik, pelayanan yang bagus, kita harus dukung yang baik-baik," tuturnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI