Dewan Pers SinPo

Hari Ini Aksi Bela UAS Digelar Di Jakarta Dan Pekanbaru Oleh Perisai-Umat Islam Riau

Laporan: Samsudin
Jumat, 20 Mei 2022 | 12:11 WIB
Ustadz Abdul Somad (UAS)/net
Ustadz Abdul Somad (UAS)/net

SinPo.id - Polemik pengusiran Ustadz Abdul Somad (UAS) oleh pemerintah Singapura terus berlanjut. Pengusiran dianggap penghinaan terhadap ulama dan cendekiawan muslim.

Wujud aksi protes, sejumlah elemen masyarakat yang mendukung UAS rencananya akan menggelar aksi bela UAS. Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di Jakarta di depan gedung Dubes Singapura, tetapi juga di Pekanbaru, Riau.

Kabar aksi di Riau didapat dari unggahan akun Facebook Muhammad Hanafi yang tak lain adalah sahabat UAS. Dalam narasinya menerangkan poster tersebut, Ustaz Muhammad Hanafi mengajak masyarakat melakukan longmarch aksi damai.

"Seiring dengan pelarangan UAS dan keluarga masuk Singapura, perlakuan tidak manusiawi terhadap anak UAS di imigrasi Singapura, dan tuduhan ekstrimis, radikal dan segregasionis dari pemerintah Singapura terhadap UAS, Mari Ikuti Longmarch Aksi Damai Umat Islam Riau Bela UAS bersama Aliansi Umat Islam Riau," tulis Hanafi.

Acara tersebut akan digelar usai salat Jumat sekitar pukul 13.30 hingga 16.00 WIB. Ia juga menyampaikan bahwa titik kumpul Masjid Agung Annur kemudian longmarch menuju Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Tak lupa, Hanafi menyampaikan dress code untuk yang ikut aksi damai yang akan dipimpin Ustaz Alnof Dinar.

"(Bagi) laki-laki dianjurkan memakai baju putih. Perempuan memakai pakaian menurut ketentuan syariat. Dilarang membawa bendera atau atribut selain bendera merah putih," tegas Hanafi.

Sementara di Jakarta, Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Singapura di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Surat pemberitahuan sudah diberikan ke Ditintelkam Polda Metro," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan.

Berdasarkan surat pemberitahuan itu hanya ada 50 orang yang bakal mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.

Zulpan tidak merinci berapa personel yang bakal dikerahkan mengamankan aksi itu. Dia hanya menyebut jumlah akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Ya biasa aja, sih, jangan terlalu berlebihan. Kita lihat juga dari penyampaian yang akan menyampaikan pendapat juga, kan, mereka menyampaikan perkiraan massa 50 kita lihat juga dari pemberitahuan itu, kita sesuaikanlah," terang dia.

Berdasarkan selebaran undangan demo yang beredar, aksi unjuk rasa itu bakal dilangsungkan mulai pukul 13.00 WIB. Para peserta aksi mengatasnamakan dirinya sebagai Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai).

Mereka menuntut Duta Besar Singapura untuk Indonesia meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Jika hal itu tak dilakukan dalam 2x24 jam mereka bakal mengusirnya.sinpo

Komentar:
BONGKAR
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
"Prabowo Harus Jadi Presiden"
"Mas Bowo harus jadi presiden, kali ini harus jadi dan harus menang."
Mantan Danjen Kopassus, Jenderal (Purn) Subagyo HS
BERITATERPOPULER
08