Buaya Berkalung Ban Di Palu Akhirnya Berhasil Diselamatkan
SinPo.id -Buaya berkalung ban di Palu yang sempat menghebohkan dunia internasional dalam kurun 6 tahun terakhir akhirnya berhasil diselamatkan.
Ban yang melilit leher sang buaya selama bertahun-tahun itu kini berhasil dilepaskan oleh warga Palu bernama Hili (35) yang berhasil menangkapnya.
Hili sendiri merupakan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah yang sudah lama memperhatikan kondisi buaya nahas tersebut. Ia berhasil mengevakuasi buaya berkalung ban itu di Sungai Palu, Jembatan II, Kecamatan Palu Selatan, Senin (7/2) malam.
Proses evakuasi dilakukan secara mandiri oleh Hili dengan sistem jerat menggunakan peralatan seadanya seperti tali, bambu dan seekor ayam yang ia jadikan sebagai umpan.
“Saya sudah siapkan penangkapan buaya ini beberapa minggu,” kata Hili.
Menurut Hili, buaya berkalung ban berhasil ia evakuasi sekitar pukul 18.30 Wita. Ban motor yang melilit di leher buaya tersebut langsung lepas. Saat membawa buaya tersebut ke darat. Hili meminta bantuan oleh sejumlah warga yang kebetulan ada di sekitar lokasi penyelamatan.
“Yang jerat saya sendiri, tapi saya minta bantuan warga untuk angkat ke darat. Mungkin ada 50 orang yang bantu angkat,” kata Hili.
Ia menambahkan, bahwa buaya tersebut sudah beberapa kali terjerat namun terus-terusan berhasil lolos. Beruntung, upayanya kali ini membuahkan hasil.
"Sudah tiga kali buaya ban ini lolos dari jeratku. Beruntung hari ini berhasil,” ungkap Hili.
Saat proses pelepasan ban dari leher buaya, ratusan warga hadir memenuhi lokasi. Mereka datang untuk menonton usaha Hili ketika melepaskan ban motor yang melilit di leher buaya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah melepaskan kembali buaya tersebut ke habitatnya di Sungai Palu.
Diketahui, buaya berkalung ban tersebut viral di media sosial sekitar tahun 2016. Sejumlah pemerhati reptil dan ahli satwa asal luar negeri datang ke Kota Palu untuk melakukan evakuasi namun gagal.

