Pulang Dari Afsel, 2 Warga Rusia Dilaporkan Positif Omicron

  • Laporan:

SinPo.id - Rusia mengkonfirmasi dua kasus pertama dari varian baru virus corona, Omicron. Kasus-kasus itu terdeteksi pada dua warga Rusia yang baru saja kembali dari Afrika Selatan (Afsel).

"Strain Omicron dikonfirmasi pada dua pasien dengan tes PCR positif yang diperoleh pada hari pertama mereka tinggal di observatorium, setelah selesainya pengurutan genom yang dilakukan oleh Rospotrebnadzor's Central Research Institute of Epidemiology," ungkap Pengawas Perlindungan Konsumen Negara, Rospotrebnadzor dikutip Ria Novosti, Senin (6/12)

Pekan lalu, Rospotrebnadzor mengumumkan bahwa 10 orang Rusia yang baru saja kembali dari Afsel dengan penerbangan carteran khusus menerima hasil tes PCR positif pada saat kedatangan. Tidak jelas apakah dua kasus varian Omicron yang baru terdeteksi adalah bagian dari kelompok tersebut.

Dalam upaya untuk mencegah varian Omicron menyebar di negara itu, bulan lalu Rusia melarang penerbangan dari Afsel, Botswana, Lesotho, Namibia, Zimbabwe, Mozambik, Madagaskar, Swaziland, dan Tanzania, serta Hong Kong.

Warga negara Rusia yang pulang dari Afsel atau negara tetangga juga diwajibkan untuk dikarantina selama 14 hari setelah kedatangan mulai 2 Desember. Varian Omicron, yang pertama kali diidentifikasi oleh para ilmuwan di Afrika Selatan, di mana penyebarannya sangat cepat, kini telah terdeteksi di lebih dari 38 negara.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang membantu mengembangkan vaksin Sputnik V Covid-19 Rusia, mengatakan pekan lalu bahwa suntikan mereka efektif terhadap varian Omicron, tetapi mereka juga mengembangkan booster yang disesuaikan. RDIF mengatakan, pihaknya berharap untuk memasok “miliaran dosis” penguat Sputnik Omicron ke pasar internasional pada Februari.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar