Viral! Aksi Pencurian Di SPBU Duri Kosambi Terekam CCTV

Laporan: Munif
Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:29 WIB
Ilustrasi pencurian/ net
Ilustrasi pencurian/ net

SinPo.id - Aksi nekat pelaku pencurian disebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, terekam kamera CCTV yang terpasang dilokasi dan viral di media sosial.

Atas peristiwa tersebut korban yang diketahui tengah mengisi bahan bakar harus kehilangan uang puluhan juta rupiah dan satu buah telepon genggam miliknya.

Aksi nekat para pencuri ini terjadi di SPBU Pondok Randu, Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat, Rabu siang (28/7), terekam kamera CCTV dan viral di media sosial Instagram setelah di upload oleh akun @jakarta.terkini.

Dari video rekaman CCTV yang berdurasi 56 detik ini tampak salah satu pelaku, melakukan aksinya ditengah korban sedang turun dari ruang kemudi truk untuk mengisi bahan bakar.

Pelaku membuka pintu sebelah kiri truk, dengan cara menaiki ban untuk mencongkel kunci pintunya. Aksinya sempat gagal karena jendela, setelah mencoba beberapa kali, akhirnya pelaku berhasil membuka pintu dan berhasil membawa kabur satu buah tas dari dalam ruang kemudi supir dengan satu orang rekannya menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan saksi di lokasi, diduga korban sudah diikuti oleh para pelaku yang diketahui berjumlah 2 orang. Pelaku berhasil melarikan tas yang berisi uang tunai sebesar Rp 20 juta dan satu buah telepon genggam milik sang sopir.

Aksi serupa dan kejahatan jalan lainnya memang kerap sekali terjadi di kawasan ini dan sangat meresahkan warga sekitar. Warga berharap agar pihak Kepolisian dapat segera melakukan tindakan tegas agar aksi kejahatan jalanan di kawasan ini tidak kembali lagi terjadi.

"Sopir truk mampir disitu mungkin sopirnya keluar, kayaknya udah dibuntuti pelakunya 2 orang," ujar saksi, Asmuni di lokasi kejadian, Jumat (30/7).

Sementara saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, pihak Kepolisian Reskrim Polsek Cengkareng tidak bersedia memberikan keterangan secara resmi, dengan alasan masih menunggu proses penyidik dan masih menunggu laporan korban yang sampai saat ini belum membuat laporan ke polisi.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI