Kunjungi Lokasi Bencana NTT, Presiden Pastikan Kebutuhan Pengungsi Tercukupi

Laporan: Tisa
Jumat, 09 April 2021 | 18:12 WIB
Presiden Joko Widodo ketika mengunjungi lokasi pengungsian bencana NTT, Jumat (9/4/2021). (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo ketika mengunjungi lokasi pengungsian bencana NTT, Jumat (9/4/2021). (Foto: Biro Pers Setpres)

sinpo, 

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memastikan kebutuhan para warga pengungsian akan tercukupi. Hal itu diungkapkan presiden ketika berkunjung ke Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4/2021) yang merupakan salah satu lokasi terdampak bencana yang disebabkan oleh siklon tropis Seroja.

Presiden juga mendengarkan sejumlah keluhan masyarakat setempat yang nantinya akan ditindaklanjuti selama proses penanganan.

"Untuk pengungsian juga sudah dipastikan untuk logistiknya cukup. Hanya tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal. Saya terima (masukannya)," kata preiden.

Melalui kunjungan dan peninjauan ini, presiden juga telah berbicara dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengenai penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah setempat. Atas persetujuan masyarakat, warga di lokasi terdampak bencana ini nantinya akan direlokasi di mana proses pembangunannya akan segera dilakukan secepat-cepatnya.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo itu juga telah memerintahkan agar proses pencarian di tengah medan berbatuan yang menyulitkan pengoperasian alat berat untuk tetap dilakukan. 

"Sampai siang hari ini, total korban di Nusa Tenggara Timur ada 163 yang meninggal dan masih dalam pencarian 45 orang. Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa segera ditemukan. Kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar, yang itu sangat menyulitkan alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan untuk terus dicari dan ditemukan yang masih hilang," katanya.

Atas nama pribadi dan mewakili pemerintah, presiden menyampaikan belasungkawa kepada para korban bencana. Presiden mendoakan agar arwah mereka diterima di sisi Tuhan dan diberikan tempat terbaik.

"Saya, secara pribadi dan mewakili pemerintah, mengucapkan duka yang mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran," ucapnya.

Mendampingi Presiden dalam peninjauan di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BNPB Doni Monardo, Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI