Kepala BPIP: Muslim Harus Cinta Tanah Air dan Ikut Tegakkan Pancasila

Laporan: Tisa
Senin, 15 Maret 2021 | 11:35 WIB

sinpo, JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta air dalam diri dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu diungkapkannya di depan paea pwmuda Nahdlatul Ulama (NU) Kabuaten Cirebon, Jawa Barat, ketika membuka acara sosialisasi Pancasila untuk Pemuda NU Cirebon bertema “Generasi Pancasila : merawat agama dan Kebangsaan” di Cirebon, Minggu (14/03/2021).

"Sebagai Muslim sudah seharusnya mencintai tanah air, merawat agama, bangsa dan negara serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila seperti peran-peran yang pernah dilakukan dan dicontohkan oleh kesultanan Cirebon," ujarnya.

Pemilik Pondok Pesantren Nawasea ini meyakinkan bahwa Pemuda NU punya peran yang besar dalam berkontribusi merawat Pancasila. Sayangnya, sosialisasi tentang Pancasila dianggap masih kurang dan perlu terus digaungkan agar tidak melenceng dari ideologi dasar.

Menurutnya, ideologi Pancasila harus terus dirawat dan dipegang teguh karena dengan Pancasila semua warga negara Indonesia (WNI) mempunyai kedudukan yang sama.

“Jadi tidak ada alasan lagi bagi semua WNI menggantikan ideologi Pancasila yang sudah baik seperti saat ini. Coba WNI mau jadi apa saja bisa, mau jadi Gubernur atau Presiden, dan ini karena Pancasila,” ujar Yudian.

Acara sosialisasi Pancasila ini dikemas dalam bentuk talkshow yang dipandu Ahmad Uzair Fauzi Ph.D hadir sebagai narasumber Direktur Pengkajian Materi BPIP Muhammad Sabri, Anggota Komisi II DPR RI Yanuar  Prihatin, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono Abdul Gafur, Ketua FKUB Cirebon KH. Wawan Armani Amin dan Ketua Tahfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi.

Nampak hadir pula sejumlah Kyai diwilayah Cirebon, Kasubdit Sosialisasi BPIP Hotrun Siregar, Kasubdit Komunikasi Benny, Kasubdit Pengembangan Jaringan BPIP Rahmat Mustafa, serta puluhan anggota IPNU/IPPNU/Fatayat dan Banom-Banom NU di Kabupaten Cirebon.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI