Demokrat Minta Marzuki Alie Tak Sebar Tuduhan pada AHY

Laporan: Ria
Kamis, 18 Februari 2021 | 21:27 WIB
Mantan petinggi PD Marzuki Alie (Foto:Istimewa)
Mantan petinggi PD Marzuki Alie (Foto:Istimewa)

sinpo, JAKARTA, Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) menilai para pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang sudah ditolak mentah-mentah kader dan para pemilik suara sah Partai Demokrat, sampai dengan saat ini masih saja mencoba untuk menyebar fitnah dan tuduhan tak berdasar dimana-mana.

"Mungkin karena mereka frustasi gerakannya gagal, padahal salah satu pelakunya adalah orang lingkar dalam kekuasaan ," kata Herzaky, Kamis (18/2).

Pertanyaan besar kemudian kata Herzaky, ketika Pak Marzuki Alie yang sebelumnya selalu mengklaim tidak terlibat GPK PD, mengapa ikut-ikutan menyebar tuduhan dan informasi yang tidak dapat diverifikasi, selain oleh Pak Marzuki Alie sendiri?

"Sejak awal kami sampaikan, PD membuka GPK PD ke publik sebagai bahan pembelajaran bersama bagi partai-partai politik lain, karena ini bisa saja terjadi pada partai politik lain, dan gerakan ini merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh oknum pejabat penting negara yang berbahaya bagi demokrasi kita," jelas dia.

Bahkan lanjut Herzaky, pihaknya dalam berbagai pernyataan di publik selalu menegaskan, kalau ini bukan AHY versus Bapak Presiden Joko Widodo, dan bukan pula biru melawan merah, apalagi Ibu Megawati dan Bapak SBY.

"Ini adalah perjuangan melawan penyalahgunaan kekuasaan, abuse of power, yang dilakukan oleh oknum pejabat penting negara, yang mengancam dan merusak demokrasi," tambah Herzaky. Karena itu, PD minta setiap pihak untuk tidak mencoba mengadu domba Bapak SBY dan Ibu Megawati, ataupun mengadu domba Partai Demokrat dan PDIP.

"Beliau-beliau, Bapak SBY, Ibu Megawati, selaku putra-putri terbaik bangsa yang pernah dipercaya memimpin negeri ini, sudah sepantasnya kita tempatkan di posisi terhormat. Tidak malah kita bawa-bawa dan adu domba untuk kepentingan pribadi, apalagi segelintir orang yang tidak bermartabat," tambah Herzaky.

Karena itu kata Herzaky, PD meminta setiap pihak mengedepankan data dan fakta dalam berbicara. Tidak menebar tuduhan tidak berdasar dan fitnah maupun pernyataan yang tidak bisa diverifikasi secara obyektif. Rakyat sedang susah, jangan kita malah menambah beban dan pikiran rakyat dengan menyebar berita hoax dan fitnah.

"Mari kita fokuskan energi kita, untuk memperjuangkan harapan rakyat. Mari kita bantu kesulitan rakyat, semampu kita, yang sedang dilanda bencana di berbagai pelosok Indonesia, maupun yang terdampak pandemi covid-19 dan krisis ekonomi," pungkasnya.   

BERITALAINNYA
BERITATERKINI