Dubes Tiongkok

BKSP DPD RI: Dubes Tiongkok Ajak DPD RI Perkuat Parlemen Kedua Negara

  • Oleh:

sinpo, JAKARTA, Setelah penandatanganan normalisasi hubungan bilateral Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada tahun 1990 dan Deklarasi Kemitraan Strategis Indonesia-RRT 2005, hubungan dan kerja sama kedua negara di berbagai bidang berkembang dengan sangat pesat, Dubes Tiongkok mengajak DPD RI untuk memperkuat parlemen kedua negara.

Demikian salah satu kesimpulan pertemuan antara Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI dengan Duta Besar RRT untuk Indonesia pada Kamis (28/1/2021). Pertemuan berlangsung secara virtual dan dihadiri oleh Wakil Ketua III DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, dan anggota BKSP DPD RI yang mewakili 34 provinsi di Indonesia.

“Reformasi ekonomi pada tahun 80-an telah menjadikan RRT sebagai kekuatan perdagangan utama dunia bersama Amerika Serikat saat ini, dan arena kedekatan wilayah perdagangan kedua negara juga relatif lebih mudah,” kata Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, Kamis (28/1).

Volume perdagangan Indonesia dan RRT pada tahun 2020 relatif stabil walaupun dilanda pandemi COVID-19 yaitu sebesar USD 78,3 Milyar dimana ekspor Indonesia naik sekira 9,5% dan defisit perdagangan berkurang di pihak Indonesia. Investasi RRT juga terus masuk, sebagai contoh sekira 61 persen realisasi investasi di Sulawesi Tengah berasal dari investor RRT pada tahun 2020.

“Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Indonesia, mitra investasi terbesar kedua, kalau dihitung investasi dari Hong Kong maka Tiongkok merupakan asal investasi terbesar bagi Indonesia. Lebih dari 1000 perusahan Tiongkok beroperasi di Indonesia, proyek-proyek penting seperti Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dan Morowali Industrial Park memberikan dukungan kepada pembangunan Indonesia,” kata Y.M. Xiao Qian, Duta Besar RRT untuk Indonesia.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar