Jokowi Optimistis 2021 Momentum Pemulihan Pandemi COVID-19

Laporan: Tisa
Kamis, 31 Desember 2020 | 20:16 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan Layar Akun YouTube Sekretariat Presiden RI)
Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan Layar Akun YouTube Sekretariat Presiden RI)

sinpo, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato akhir tahun 2020 dengan menyerukan pesan optimisme kepada rakyat Indonesia dalam menyambut 2021.

Presiden menyebut, tahun 2020 sebagai tahun yang penuh ujian akibat pandemi COVID-19 yang melanda, serta menyebabkan krisis di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2020. Kita semua mencatat tahun 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat," ujar Presiden sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/12/2020).

Kepala Negara menuturkan, dampak pandemi virus Corona menyebabkan 215 negara mengakami krisis kesehatan dan perekonomian, tak terkecuali negeri ini. 

"Sudah 82 juta orang terinfeksi dan 1,8 juta orang meninggal dunia. Pandemi virus Corona juga menyebabkan mata pencaharian sejumlah orang hilang," ungkapnya.

Menurutnya, tak berlebihan jika Presiden merefleksikan kondisi global tahun ini sebagai krisis terberat dalam sejarah dunia. 

"Kita juga tak luput dari cobaan yang tak mudah. Ini ujian yang amat berat," ucap Jokowi.

Kepala Negara menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan di tahun 2021, sebab pandemi masih belum berakhir.

"Saya minta semua warga negara masih terus harus disiplin dalam mengatasi penyebaran kasus COVID-19 ini. Semua orang harus disiplin, taatilah protokol kesehatan," kata Presiden.

Jokowi menegaskan, selama pandemi belum berakhir, masyarakat harus selalu memakai masker, menjaga jarak, serta selalu mencuci tangan. 

"Jangan lengah, jangan menganggap remeh dengan kesehatan masyarakat yang pulih," imbuh mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Presiden menuturkan, saat kepercayaan dunia meningkat, maka pemulihan ekonomi global akan terjadi di tahun depan.

"Bersama-sama, Insya Allah kita mampu mengatasi ujian berat ini. Tahun 2021 akan menjadi catatan sejarah sebagai tahun pemulihan kehidupan kita semua," pungkasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI