Menkes Benarkan Mutasi Virus Corona dari Inggris Lebih Mudah Menular

Laporan: Tisa
Kamis, 31 Desember 2020 | 15:50 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas Sekretariat Kabinet)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas Sekretariat Kabinet)

sinpo, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, berdasarkan informasi dari para ahli, strain baru virus COVID-19 yang pertama kali muncul di Inggris memang terbukti lebih mudah menular, Kamis (31/12/2020).

Namun demikian, berdasarkan data yang disampaikan para ahli, virus ini tidak terbukti berakibat lebih parah atau fatal di dalam tubuh manusia. 

"Strain ini juga dapat dideteksi dengan alat deteksi yang ada sekarang, termasuk swab antigen dan swab PCR," kata Menkes melalui keterangan pers virtual baru-baru ini.

Sementara itu, soal kemungkinan keberadaan varian baru virus Corona ini  sudah ada di Indonesia, menurutnya perlu dilakukan proses pengurutan genom secara lengkap (whole genome sequencing) untuk mendeteksinya. 

Kemenkes, kata dia, akan bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk mendeteksi kemungkinan penyebaran mutasi virus mematikan tersebut di tanah air.

“Kami akan mengoordinasikan beberapa lab, mungkin ada sekitar 11 dari 12 lab di Indonesia, bersama Menteri (Ristek/Kepala) BRIN yang memiliki kemampuan untuk genome sequencing," ujarnya.

Budi menerangkan, kerja sama ini dilakukan dengan saling bertukar informasi dan proses kerja antar kementerian dan lembaga. 

Selain itu, Kemenekes juga akan memastikan rumah sakit-rumah sakit rujukan yang dominan pasien COVID-19, mengirimkan sampelnya secara rutin ke berbagai jaringan laboratorium.

"Kami juga memastikan untuk melakukan rutin genome sequencing untuk melihat apakah ada strain baru dan akan selalu bekerja sama dengan lab-lab internasional," tuturnya.

Eks Dirut Bank Mandiri ini menerangkan, laboratorium-laboratorium ini rutin melakukan whole genome sequencing untuk melihat dan mengetahui pola penyebaran varian baru COVID-19 di dunia.

Hal yang paling penting saat ini, Menkes mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dimana pun dan kapan pun berada.

“Tetap memakai masker, itu yang paling-paling utama; rajin mencuci tangan; dan selalu menjaga jarak,” pungkas menteri yang juga Ketua Pemulihan dan Ekonomi Nasional (PEN) ini. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI