Ini Langkah Menkes Antisipasi Lojakan Kasus Corona Usai Libur Nataru

Laporan: Tisa
Kamis, 31 Desember 2020 | 09:41 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas Sekretariat Kabinet)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas Sekretariat Kabinet)

sinpo, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan, pihaknya mengantisipasi lonjakan penyebaran virus COVID-19 pasca libur panjang Natal dan malam Tahun Baru 2021 (Nataru), Kamis (31/12/2020).

Langkah antisipasi yang bakal dilakukan Kemenkes, kata dia, memastikan kesiapan seluruh infrastruktur kesehatan di seluruh kota-kota besar yang taraf infeksinya tinggi. 

"Kami akan bekerja keras di liburan akhir tahun ini untuk memastikan bahwa ini siap,” ujar Budi melalui keterangan pers virtual baru-baru ini.

Budi menambahkan, Kemenkes juga melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kasus ini.

“Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan pemerintah daerah memastikan bahwa rumah sakit kita siap, ruang isolasinya cukup, ranjangnya cukup, ICU-nya cukup," ungkapnya.

Selain itu, ia juga bakal memastikan jumlah dokter yang siaga cukup, serta perawatnya siap dan obatnya tersedia.

"Alat pelindung dirinya siap, dan sebagainya,” imbuh mantan Wakil Menteri BUMN ini.

Lebih lanjut, Menkes mengimbau agar masyarakat yang sedang atau hendak berlibur untuk mengurangi mobilitas sesudah libur panjang, guna mengurangi infeksi virus COVID-19.

“Alangkah baiknya bila setelah kita pulang nanti atau selama kita juga mempersiapkan untuk masuk kerja nanti, kita lebih banyak melakukan pekerjaan di rumah," ungkapnya.

Budi menegaskan, upaya pemerintah dalam menangani penyebaran virus Corona saat ini adalah mengurangi mobilitas kita bergerak selama 5-10 hari.

Lebih lanjut, Menkes juga mebenarkan adanya varian baru Virus Corona yang muncul di Inggris, sebagaimana yang menjadi sorotan publik belakangan ini. 

"Strain yang dinamai B117 atau N501Y ini, adalah mutasi dari virus SARS-cov-2," ucapnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI