Wamenkop Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
SinPo.id - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan, pemerintah akan menjadikan sektor koperasi, termasuk Koperasi Kelurahan Desa Merah Putih (KDKMP), sebagai salah satu instrumen kunci dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Alasannya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di suatu negara tidak akan banyak berarti tanpa pemerataan.
"Dengan dukungan regulasi, pembiayaan, dan digitalisasi, koperasi mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi 8 persen yang merata," kata Farida dalam keterangannya, Minggu, 7 Juni 2026.
Farida menjelaskan, saat ini jumlah koperasi aktif secara nasional mencapai 222 ribu unit. Di mana, 83 ribu di antaranya adalah KDKMP. Anggota aktif koperasi tercatat sekitar 31 juta orang, dengan modal terkumpul sekitar Rp300 triliun, total aset Rp325 triliun dan Sisa Hasil Usaha secara akumulatif hampir Rp8 triliun.
Sebagai upaya memaksimalkan peran pertumbuhan koperasi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi, koperasi perlu didorong kembali untuk masuk ke sektor produksi. Dengan begitu, multiplier effect bagi perekonomian akan semakin besar.
Hal pertama yang perlu diperhatikan agar koperasi dapat fokus menggarap sektor produktif adalah melalui konsolidasi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta akses pembiayaan yang lebih luas.
Pemerintah juga mendorong adopsi teknologi dan digitalisasi untuk memperkuat tata kelola. Ini semua diperlukan campur tangan pemerintah agar terwujud ekosistem koperasi yang lebih dinamis.
"Ketika kita berkeinginan agar koperasi kita ini bisa menguasai di sektor produksi, maka dua hal yang bisa dilakukan yaitu adalah inkubasi koperasi yang masih skala kecil, yang kedua adalah penguatan koperasi yang produksinya sudah skala besar," tuturnya.
Dia menambahkan, Kemenkop akan memperkuat regulasi, fasilitasi, dan pembinaan. Kemenkop berkomitmen memastikan seluruh sumber daya yang ada, diarahkan untuk mendukung penguatan koperasi eksisting, termasuk KDKMP.
Selain itu, Kemenkop bersama Badan Layanan Umum (BLU), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), memastikan akan turun langsung mendampingi koperasi-koperasi eksisting dan KDKMP agar mampu tumbuh dan bersaing.
"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih selain untuk mendorong angka pertumbuhan 8 persen, juga menjadi cara yang digunakan untuk memeratakan pertumbuhan ekonomi," tukasnya.

