Pergantian Pimpinan BGN, Balagibran : Ketegasan Presiden Penegakkan Hukum
SinPo.id - Ketua Umum Barisan relawan gigih berani (Balagibran), Ellen Kurnialis menilai langkah presiden Prabowo Subianto mengganti pimpinan Bdan Gizi Nasional (BGN) dinilai sudah sangat tepat membenahi struktur dan perbaikan sistem realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Termasuk penangkapan tiga mantan petinggi BGN. Itu menunjukkan ketegasan presiden dalam penegakkan hukum dan tidak pandang bulu,” ujar Ellen Kurnialis, saat kunjungan dan sambung rasa Balagibran Sumatera Selatan, Sabtu malam, 6 Juni 2026.
Menurut Ellen, MBG memberi pemahaman dan pembelajaran pada kita semua bahwa seorang bisa menjadi sehat dan kuat bukan karena berapa banyak asupan makanannya, tetapi seberapa besar asupan gizi yg dikonsumsi .
Dengan begitu Balagibran mendukung langkah-langkah upaya Nanik S Deyang sebagai pimpinan baru BGN melakukan evaluasi dan perombakan sistem di dalam tubuh BGN untuk menjalankan keberlangsungan program MBG secara efektif, efisien dan tepat sasaran.
“Diharapkan Nanik S Deyang dapat mensinergikan seluruh Stakeholder dalam program MBG , baik di internal instansi BGN, owner yayasan maupun dengan mitra serta staf dan relawan SPPG,” ujar Ellen menjelaskan.
Tercatat presiden Prabowo Subianto telah mencopot Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepalanya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung dari pimpinan BGN, pada selasa 2 juni 2026. Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menyebut Presiden mengambil keputusan pergantian pimpinan BGN disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional.
Namun pada pagi harinya, tepatnya rabu 3 juni 2026 Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan tersangka korupsi terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepalanya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
