Timnas Iran Akhirnya Dapat Visa AS untuk Piala Dunia 2026

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 07 Juni 2026 | 00:14 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kualifikasi Piala Dunia 2026

SinPo.id -  Tim nasional Iran akhirnya mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026 setelah pemerintah AS menerbitkan visa bagi para pemain hanya beberapa hari menjelang laga perdana mereka.

Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada Reuters bahwa visa untuk para pemain Iran telah disetujui pada Jumat 5 Juni 2026 waktu setempat, sekitar 10 hari sebelum pertandingan pertama mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, mengungkapkan bahwa skuad Iran masih belum menerima visa hingga Kamis malam. Namun, proses tersebut akhirnya rampung dalam semalam setelah berbagai spekulasi muncul mengenai kemungkinan Iran gagal tampil akibat persoalan administrasi dan ketegangan politik dengan Washington.

Meski visa pemain telah diterbitkan, sejumlah anggota staf teknis dan administrasi tim dilaporkan masih belum mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.

Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan Kedutaan Besar Amerika Serikat hingga kini belum mengeluarkan visa untuk beberapa anggota delegasi pendukung Timnas Iran. Kondisi tersebut membuat persiapan tim menjelang turnamen masih diwarnai ketidakpastian.

Piala Dunia 2026 menjadi sorotan dunia karena berlangsung di tengah konflik yang masih terjadi antara Iran dan Amerika Serikat. Situasi ini menjadikan turnamen tersebut bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga memiliki dimensi geopolitik yang kuat.

Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Piala Dunia sejak digelar pada 1930, sebuah negara tuan rumah menerima peserta yang berasal dari negara yang sedang berada dalam konflik dengannya.

Akibat kendala visa dan meningkatnya sensitivitas politik, Iran memutuskan memindahkan basis tim dari Arizona ke Kota Tijuana, Meksiko. Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan keberadaan tim di wilayah Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

Skuad Iran dijadwalkan tiba di Tijuana pada Minggu (7/6/2026) sebelum menjalani persiapan akhir menuju pertandingan Grup G.

Iran akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Belgia sebelum menutup fase grup melawan Mesir di Seattle.

Di tengah polemik tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, sebelumnya menegaskan bahwa Washington tidak akan memberikan akses kepada individu yang memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk masuk sebagai bagian dari delegasi Iran.

Kebijakan itu disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sejumlah pejabat sepak bola Iran menghadapi kendala visa. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, yang diketahui pernah menjadi komandan Garda Revolusi, bahkan dilaporkan tidak mendapatkan izin masuk saat menghadiri pengundian grup Piala Dunia di Washington pada Desember lalu.

Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Meksiko menilai keikutsertaan negaranya di Piala Dunia menunjukkan komitmen Teheran untuk tetap membuka ruang perdamaian meskipun hubungan dengan Amerika Serikat masih tegang.

“Iran tetap berpartisipasi di Piala Dunia, bahkan di wilayah yang dianggap sebagai musuhnya. Ini menunjukkan bahwa Iran menginginkan perdamaian,” kata Pasandideh.

Hingga kini, upaya perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung meski berjalan lambat. Kedua negara disebut terus mencari jalan menuju kesepakatan sementara di tengah berlanjutnya ketegangan dan operasi militer yang masih terjadi.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI