Sekda DKI Minta Birokrasi Bergerak Cepat Hadapi Tantangan Kota
SinPo.id - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. Pelantikan tersebut sebagai bagian dari penguatan sistem merit untuk membangun birokrasi yang lebih profesional dan adaptif menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Uus mengatakan penempatan aparatur dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi. Menurut dia, langkah tersebut menjadi fondasi penting bagi upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Jabatan yang Bapak dan Ibu emban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” kata Uus dalam sambutannya.dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta itu, Selasa, 2.Juni 2026.
Uus menegaskan pelantikan bukan sekadar proses administratif pergantian jabatan. Para pejabat yang baru dilantik diminta mampu menggerakkan organisasi, membangun budaya kerja profesional, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Menjelang Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, Uus mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian statistik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan dan program pemerintah harus dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang berdampak langsung bagi warga.
“Pastikan setiap kebijakan dan program yang Bapak dan Ibu laksanakan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Uus juga mengaitkan pelantikan dengan momentum Hari Lahir Pancasila yang baru diperingati. Dia meminta nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan pembangunan.
Menurut Uus, tantangan yang dihadapi Jakarta tidak hanya berkaitan dengan dinamika ekonomi, tetapi juga persoalan sosial dan lingkungan hidup yang membutuhkan respons cepat dari birokrasi.
“Di tengah dinamika global, kondisi ekonomi, persoalan sosial, hingga isu lingkungan hidup yang semakin kompleks, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dituntut terus bergerak cepat, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Uus.
Selain menekankan peningkatan kualitas pelayanan, Uus meminta seluruh jajaran mendukung agenda prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk percepatan gerakan pilah sampah dan penguatan program Jaga Jakarta untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan kota.
Adapun ebanyak 21 pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat administrator, pengawas, dan ketua subkelompok.

