Bukan untuk Prancis, Putra Zinedine Zidane Dipanggil Timnas Aljazair ke Piala Dunia 2026

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 01 Juni 2026 | 05:48 WIB
Sepak Bola
Sepak Bola

SinPo.id -  Kiper Granada, Luca Zidane, resmi masuk dalam skuad Timnas Aljazair untuk Piala Dunia 2026. Pemanggilan ini menarik perhatian karena Luca merupakan putra legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, namun memilih membela Aljazair di level internasional.

Pelatih Timnas Aljazair, Vladimir Petkovic, memasukkan nama Luca Zidane dalam daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Luca yang kini berusia 28 tahun bermain untuk klub Divisi Segunda Spanyol, Granada. Meski pernah membela berbagai kelompok umur Timnas Prancis, ia akhirnya memilih memperkuat Aljazair melalui garis keturunan keluarganya.

Sejak berganti federasi, Luca telah mengoleksi enam penampilan bersama Timnas Aljazair. Ia juga tampil di ajang Piala Afrika awal tahun ini dan sempat terlibat dalam keributan massal saat Aljazair kalah 0-2 dari Nigeria.

Konsisten Bersama Granada

Pemanggilan Luca ke Piala Dunia tidak lepas dari performanya yang cukup stabil sepanjang musim 2025/2026.

Ia tampil dalam 26 pertandingan La Liga 2 dan mencatatkan delapan clean sheet. Sejak bergabung dengan Granada dari Eibar pada 2024, Luca telah memainkan 45 pertandingan bersama klub tersebut.

Menariknya, Petkovic membawa empat penjaga gawang dalam skuad Aljazair, berbeda dengan sebagian besar negara peserta yang umumnya hanya membawa tiga kiper ke putaran final Piala Dunia.

Diperkuat Sejumlah Bintang

Selain Luca Zidane, skuad Aljazair juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman yang bermain di kompetisi elite Eropa dan Timur Tengah.

Di lini belakang terdapat Rayan Ait-Nouri yang bermain untuk Manchester City. Sementara di sektor tengah hadir mantan gelandang Tottenham Hotspur, Nabil Bentaleb.

Untuk lini serang, Aljazair masih mengandalkan Riyad Mahrez, mantan bintang Manchester City yang kini memperkuat klub Arab Saudi, Al Ahli.

Tantangan Berat di Fase Grup

Aljazair lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif pada babak kualifikasi zona Afrika. Mereka memenangkan delapan dari sepuluh pertandingan dan finis di puncak klasemen, unggul tujuh poin atas Uganda.

Pada putaran final nanti, Aljazair akan memulai perjuangan di Grup J dengan menghadapi juara bertahan Argentina pada 17 Juni.

Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Yordania dan Austria untuk memperebutkan tiket ke fase gugur.

Apabila berhasil lolos sebagai runner-up grup, Aljazair berpotensi menghadapi Inggris pada babak 16 besar, meski skenario tersebut masih bergantung pada hasil grup lainnya.

Mengikuti Jejak Sang Ayah

Bagi Luca Zidane, tampil di Piala Dunia bersama Aljazair menjadi pencapaian penting dalam kariernya.

Sang ayah, Zinedine Zidane, merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Kini, Luca berkesempatan menorehkan kisahnya sendiri di panggung sepak bola terbesar dunia dengan mengenakan seragam Aljazair.

Piala Dunia 2026 juga akan menjadi penampilan kelima Aljazair di ajang tersebut. Terakhir kali mereka tampil di putaran final adalah pada Piala Dunia 2014 di Brasil, saat berhasil mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan Jerman yang kemudian menjadi juara dunia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI