Legislator DKI Sebut Idul Adha Perkuat Solidaritas

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB
Gedung DPRD DKI Jakarta (SinPo.id/DPRD DKI)
Gedung DPRD DKI Jakarta (SinPo.id/DPRD DKI)

SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menilai Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan kehidupan perkotaan Jakarta yang semakin kompleks.

Dia mengatakan nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Idul Adha relevan untuk menjawab persoalan kesenjangan sosial hingga meningkatnya sikap individualistis di Ibu Kota.

“Idul Adha hadir membawa pesan kuat untuk meruntuhkan sekat-sekat sosial melalui semangat solidaritas,” kata Kenneth dalam keterangannya , Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut Kenneth, pembagian daging kurban menjadi simbol penting bahwa kesejahteraan harus dirasakan secara merata, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dia menilai Jakarta sebagai kota dengan tingkat heterogenitas tinggi membutuhkan fondasi sosial yang kuat agar harmoni antarmasyarakat tetap terjaga. 

Karena itu, kata dia, pembangunan kota tidak dapat hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur.

“Saya percaya bahwa masyarakat yang kuat bukan hanya dibangun oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kokohnya nilai kemanusiaan dan rasa empati antar warga,” ujar Kenneth.

Kenneth mengatakan semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial harus terus dipertahankan di tengah dinamika kehidupan modern masyarakat perkotaan.

Dia juga memaknai Idul Adha sebagai refleksi moral bagi pejabat publik dalam menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.

“Hari Raya Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang arti pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar, serta keteguhan hati dalam menghadapi ujian kehidupan,” kata Kenneth. 

Kenneth berharap nilai-nilai pengorbanan dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun Jakarta yang lebih adil, humanis, serta sejahtera untuk seluruh warganya,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI