Gerindra: Bantuan Sapi Kurban Presiden adalah Wujud Kehadiran Negara untuk Rakyat
SinPo.id - Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, mereposn polemik terkait bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan APBN. Menurutnya, bantuan tersebut sah secara hukum sekaligus wujud dari kehadiran negara untuk rakyat.
Pasalnya, bantuan sapi kurban itu merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres) yang memiliki dasar anggaran dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
"Ini adalah program bantuan kemasyarakatan negara yang memang dianggarkan secara resmi melalui APBN untuk membantu masyarakat di berbagai daerah. Tidak ada aturan yang dilanggar di situ," kata Bahtra, dalam keterangan persnya, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bantuan sapi kurban presiden telah dilaksanakan sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara berdasarkan UU Keuangan Negara dan UU Perbendaharaan Negara melalui Kementerian Sekretariat Negara.
Bahkan bantuan kemasyarakatan Presiden bukan hal baru dalam praktik pemerintahan Indonesia dan telah berjalan sejak pemerintahan sebelumnya, termasuk pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.
“Di era Presiden sebelunya juga ada bantuan sapi kurban Presiden yang disalurkan ke berbagai daerah melalui mekanisme negara dan difasilitasi Sekretariat Presiden," jelasnya.
"Selain itu, sejak dulu bantuan kemasyarakatan Presiden juga mencakup bantuan sembako, bantuan rumah layak huni, bantuan korban bencana, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan rumah ibadah, hingga bantuan sosial masyarakat kurang mampu. Jadi jangan dibangun opini seolah program seperti ini baru ada sekarang,” imbuhnya.
Bahtra juga menegaskan, negara memiliki kewajiban untuk hadir membantu masyarakat, termasuk pada momentum keagamaan seperti Idul Adha, sebagai bagian dari fungsi sosial dan pelayanan negara kepada rakyat.
"Justru melalui program seperti ini, negara memastikan manfaat Idul Adha dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan,” katanya menambahkan.
