Harga Minyak Terus Anjlok di Tengah Ketidakpastian Kesepakatan Damai Iran-AS

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 28 Mei 2026 | 09:33 WIB
Ilustrasi. Selat Hormuz (SinPo.id/NASA)
Ilustrasi. Selat Hormuz (SinPo.id/NASA)

SinPo.id - Harga minyak kian anjlok di tengah ketidakpastian kesepakatan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dan dibukanya kembali Zelat Hormuz.

Pasalnya, AS menyatakan belum puas dengan proposal perdamaian yang dibuat Iran, sedangkan Teheran mengatakan pasukannya masih bersiap siaga dengan amunisi penuh.

"Iran sangat bertekad (untuk berdamai), mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Sejauh ini mereka belum sampai di sana. Kami tidak puas dengan itu," kata Presiden AS Donald Trump, dilansir dari CNA, Kamis, 28 Mei 2026.

Trump juga memperingatkan Oman, yang merupakan sekutu AS sekaligus mediator dalam konflik tersebut, untuk ikut andil mengendalikan Selat Hirmuz bersama Iran.

"Tidak, selat itu akan terbuka untuk semua orang. Ini perairan internasional dan Oman akan berperilaku seperti negara lain atau kita harus meledakkan mereka. Mereka mengerti itu," tegasnya.

Namun, Gedung Putih belum mengklarifikasi apakah Trump salah bicara. Pasalnya, Oman selama ini telah memainkan peran sebagai mediator dalam perang dan telah ikut diserang oleh Iran.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI