Anggota DPR: Kunjungan ke Prancis Bukti Prabowo Mengdepankan Kepentingan Bangsa

Laporan: Juven Martua Sitompul
Rabu, 27 Mei 2026 | 15:59 WIB
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis (SinPo.id/Biro Setpres)
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bahtra Banong, mengatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Prancis merupakan agenda diplomasi strategis negara yang telah direncanakan jauh hari.

Bahtra meminta agar kunjungan itu jangan sampai dipelintir menjadi polemik politik, hanya karena bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha.

Di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang semakin tidak pasti, kata dia, Presiden Prabowo justru sedang memperjuangkan kepentingan nasional melalui penguatan hubungan strategis Indonesia dengan negara-negara besar dunia.

"Agenda kenegaraan seperti ini disusun melalui komunikasi diplomatik antarnegara yang panjang dan terukur. Kebetulan waktunya bertepatan dengan Idul Adha," kata Bahtra dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.

Dia mengatakan Prancis merupakan mitra penting Indonesia di bidang pertahanan, investasi, teknologi, energi, dan industri strategis. Apalagi, hubungan Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron sangat erat dalam setahun terakhir.

Tak hanya itu, Bahtra menyinggung Prabowo yang sebelumnya menjadi tamu kehormatan dalam peringatan Bastille Day pada 2025. Dia menilai hal itu adalah sebuah penghormatan diplomatik khusus yang tidak diberikan kepada semua pemimpin dunia.

"Jangan agenda negara dipersempit menjadi framing simbolik yang bernuansa politis," ucap dia.

Bahtra menilai Presiden Prabowo sedang menunjukkan kepemimpinan bebas aktif yang bekerja untuk kepentingan besar bangsa, melalui diplomasi internasional.

"Semakin aktif Presiden Prabowo diterima dalam forum internasional menunjukkan bahwa Indonesia semakin dihormati dan diperhitungkan dalam percaturan global," ujarnya.

Menurut dia, Presiden Prabowo tentu ingin berada di Indonesia pada momentum hari raya bersama rakyat. Namun di sisi lain, Presiden Prabowo juga harus menghormati waktu yang telah disiapkan oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Dia menilai kesediaan Presiden Prabowo menjalankan kunjungan kerja ke luar negeri di tengah momentum hari raya, justru menunjukkan bahwa kepentingan negara dan rakyat ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun simbolik.

"Kesediaan Presiden Prabowo keluar negeri di momen hari raya membuktikan bahwa kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia berada di atas segala-galanya. Ini adalah bentuk pengabdian seorang kepala negara," katanya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI