Pesan Iduladha Dirut Bulog: Maknai Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan
SinPo.id - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, Iduladha tidak hanya menjadi peringatan atas keteladanan Nabi Ibrahim Alahissalam (as) dan Nabi Ismail as, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian melalui tugas menjaga pangan.
"Kurban mengajarkan kita tentang ketaatan total kepada Allah SWT, keikhlasan dalam memberi, dan keberanian untuk berkorban demi kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang sejalan dengan tugas Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, memastikan ketersediaan pangan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas," kata Rizal dalam khotbah Idul Adha 2026 di Masjid Al Balagh, Komplek Bulog Pos Pengumben, Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurutnya, semangat kurban memiliki relevansi yang kuat dengan peran Bulog sebagai institusi yang menjalankan penugasan negara di bidang pangan.
Nilai pengorbanan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial menjadi fondasi penting bagi insan Bulog dalam bekerja, terutama dalam memastikan pangan hadir bagi masyarakat secara adil, merata, dan berkelanjutan.
Dia menyampaikan, Idul Adha 1447 H ini sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya dibangun melalui sistem, infrastruktur, dan kebijakan, tapi juga melalui nilai-nilai kemanusiaan yang kuat. Semangat berbagi, kepedulian, dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari peran Bulog dalam menjaga pangan untuk negeri.
"Dengan semangat Idul Adha, insan Bulog memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengabdi bagi negeri, meneladani makna qurban dalam setiap langkah pengabdian. Nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan kepedulian diharapkan menjadi energi bersama dalam memperkuat peran Bulog menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Usai Salat Idul Adha, Rizal beserta rombongan bersilaturahmi ke rumah-rumah karyawan/wati di lingkungan Komplek Bulog Pos Pengumben hingga menyaksikan penyembelihan hewan kurban. Momen ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, dan solidaritas di antara keluarga besar Bulog.
Di Idul Adha tahun ini, Perum Bulog menyiapkan hewan kurban sebanyak 36 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersama karyawan Bulog.
"Selain sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, penyembelihan hewan qurban juga menjadi simbol kepasrahan, pengorbanan, dan kepedulian kepada sesama. Melalui kegiatan ini, BULOG ingin menghadirkan nilai-nilai spiritual yang tidak hanya hidup dalam ibadah, tetapi juga tercermin dalam budaya kerja, pelayanan publik, dan pengabdian perusahaan kepada masyarakat," kata Rizal.

