Kemenhaj Siapkan Makanan Siap Santap untuk Puncak Haji 2026
SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan makanan siap santap atau ready to eat (RTE) bagi jemaah haji Indonesia selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Makanan tersebut dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dipanaskan maupun dimasak terlebih dahulu.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengatakan kebijakan itu diterapkan untuk memudahkan jemaah dalam memenuhi kebutuhan konsumsi saat mobilitas tinggi menjelang dan selama puncak haji berlangsung.
“Ini sudah bisa langsung dibuka, dimakan. Tidak perlu dipanaskan,” kata Jaenal, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurut Jaenal, paket konsumsi tersebut dirancang praktis agar dapat segera dikonsumsi oleh jemaah di tengah kondisi padat selama pelaksanaan Armuzna.
"Selain mudah disajikan, kemasan makanan juga dapat difungsikan sebagai wadah makan," ungkapnya.
Dia juga menuturkan, petugas haji akan memberikan penjelasan kepada jemaah yang belum terbiasa mengonsumsi makanan siap santap.
“Khawatirnya ada jemaah yang tidak terbiasa makan makanan RTE ini, nanti ada petugas yang menyampaikan bahwa ini tinggal dibuka, digunting, langsung dimakan,” ujar dia.
Lebih jauh, Jaenal memastikan menu makanan yang disiapkan tetap menyesuaikan selera jemaah Indonesia dengan cita rasa nusantara.
Adapun sejumlah menu yang disediakan antara lain nasi uduk dengan daging, kari ayam, hingga rendang.
"Makanan siap santap tersebut juga tetap memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Minimal 50 persen komponen dalam paket makanan berasal dari Indonesia," tandasnya.
