Maman: Lewat SAPA UMKM, Tidak Ada Alasan Lagi Terjebak Pinjol Ilegal
SinPo.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman optimistis platform SAPA UMKM dapat mencegah pelaku usaha mikro dan kecil terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal. Sebab, platform ini akan mengintegrasikan data terpadu hingga pembiayaan yang bisa diakses UMKM secara aman dan terarah.
"Kalau SAPA UMKM ini bisa hadir dan berjalan secara maksimal, mereka nggak lagi terjebak dengan pinjol-pinjol yang menyesatkan dan bahkan membebankan mereka itu," kata Maman dalam launching SAPA di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, SAPA UMKM akan menyediakan fitur modal dan pembiayaan baik formal maupun non-formal. Dengan begitu, pelaku usaha mikro tidak lagi bergantung pada pinjol berbunga tinggi.
"Teman-teman, saudara-saudara kita pengusaha mikro, mereka bisa mengakses pinjol yang sebenarnya. Bukan pinjol yang akhirnya dibebankan dengan bunga-bunga yang sangat luar biasa," ujarnya.
Lebih lanjut, Maman menyampaikan, tantangan pemerintah cukup besar karena dari 56 juta pelaku UMKM di Indonesia, sebanyak 54 juta di antaranya merupakan usaha mikro.
"Pengusaha mikro ini ada 97 persen, usaha kecil hanya 1,7 persen, pengusaha besarnya 1,36 persen. Bisa bayangkan berapa tingginya disparitas ini," tukasnya.
