Kemenhaj Persilakan Jemaah Pilih Lokasi Dam Haji

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:43 WIB
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha (SinPo.id/Kemenhaj RI)
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha (SinPo.id/Kemenhaj RI)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemehaj) Republik Indonesia menyatakan pemerintah memberi ruang bagi jemaah haji untuk menjalankan pelaksanaan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing. Sikap itu diambil di tengah beragam pandangan ulama mengenai lokasi penyembelihan Dam Haji.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha mengatakan pemerintah menghormati perbedaan pandangan yang berkembang di masyarakat terkait pelaksanaan dam atau hadiyu dalam ibadah haji.

“Kementerian Haji dan Umrah menghormati keberagaman pandangan fikih yang berkembang di tengah masyarakat terkait pelaksanaan dam haji,” kata Ichsan dalam keterangan resmi, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut dia, pemerintah tidak membatasi pilihan jemaah dalam menentukan lokasi pelaksanaan dam selama didasarkan pada keyakinan fikih yang diyakini masing-masing. 

Pemerintah, kata dia, juga mempersilakan jemaah yang meyakini dam dapat dilaksanakan di Indonesia untuk menjalankan pandangan tersebut.

“Bagi jemaah yang meyakini pandangan bahwa dam dapat dilaksanakan di tanah air, sebagaimana pandangan sebagian ulama dan organisasi keagamaan, pemerintah mempersilakan pelaksanaannya sesuai keyakinan tersebut,” tutur dia. 

Namun, kata Ichsan, bagi jemaah yang memilih membayar dam di Arab Saudi, pemerintah meminta transaksi dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan otoritas setempat, yakni program Adahi.

Ichsan juga mengatakan penggunaan jalur resmi penting untuk memastikan pelaksanaan dam berjalan tertib dan aman. Selain itu, langkah tersebut juga dimaksudkan untuk mencegah praktik pembayaran tidak resmi yang berpotensi merugikan jemaah.

“Pemerintah mendorong agar pembayaran dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi, yaitu melalui program Adahi,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI