Ketua Banggar Sebut Kehadiran Prabowo di Sidang Paripurna DPR Miliki Makna Mendalam

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:11 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. (SinPo.id/Galuh)
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. (SinPo.id/Galuh)

SinPo.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna hari ini untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), memiliki makna yang mendalam.

"Tradisi baru atau bukan tradisi baru, tapi nampaknya ini presiden hadir langsung pidato di paripurna tentang Kerangka Ekonomi Makro, Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027, tentu punya makna yang dalam," kata Said, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

"Yang pertama untuk menjawab keraguan pasar terhadap likuiditas fiskal, terhadap stabilitas fiskal, kemampuan fiskal kita, kesehatan fiskal kita, dan kontinuitas fiskal kita di APBN 2026," imbuhnya.

Menurutnya, keraguan di pasar keuangan tersebut akan dijawab tuntas oleh Prabowo dalam Sidang Paripurna hari ini. Meskipun apa yang terjadi dalam perekonomian nasional tidak terlepas dari persoalan geopolitik global.

"Barangkali keraguan itu akan dijawab dengan tuntas, dan akan direspon oleh Bapak Presiden pada forum paripurna kali ini, itu yang pertama. Tentu Bapak Presiden juga akan menyampaikan bahwa apa yang kita alami saat ini tidak terlepas dari tekanan geopolitik dan situasi global, ya," ungkapnya.

Sehingga pihaknya berharap Bank Indonesia (BI) dapat menaikkan suku bunga untuk menahan gejolak rupiah, di tengah fluktuasi ekonomi global, dan kebijakan The Fed yang menikkan suku bunga.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI