DPR Pastikan Kehadiran Prabowo di DPR Tak Ada Kaitannya dengan Pelemahan Rupiah

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54 WIB
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan kedatangan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna hari ini untuk membacakan Kerangka Ekonomi Makro Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), tidak ada kaitannya dengan pelemahan rupiah.

"Saya melihat tidak dalam satu aspek pelemahan rupiah itu membuat Bapak Presiden harus membacakan sendiri KEM-PPKF," kata Misbakhun, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

"Tapi saya melihat bahwa ada sebuah concern yang serius dari Bapak Presiden bahwa APBN itu mulai dari awal itu menjadi sebuah policy yang sungguh-sungguh untuk disampaikan kepada masyarakat secara luas yang harus dilakukan secara langsung oleh Bapak Presiden," imbuhnya.

Menurutnya, situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan rupiah tidak bisa dikaitkan dengan urusan KEM-PPKF. Karena persoalan nilai tukar hanya salah satu aspek dalam kerangka ekonomi makro.

"Di dalam asumsi makroekonomi kita itu ada banyak parameter, nilai tukar itu hanya salah satu. Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan tidak ada di sana dibicarakan. Tetapi di KEM-PPKF itu kita akan membicarakan secara makro, kerangka ekonomi kita di tahun 2027 itu akan dimulai seperti apa," ungkapnya.

Oleh sebab itu, kata Misbakhun, pembahasan KEM-PPKF tak berkaitan dengen pelemahan rupiah, tetapi langkah awal untuk membahas nota keuangan kerangka APBN 2027.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI