Harga Minyak Naik, Trump Tunda Serangan ke Iran, Pasar Global Berfluktuasi
SinPo.id - Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran atas permintaan para pemimpin Teluk. Keputusan ini memicu reaksi beragam di pasar saham global, dengan sebagian indeks menguat sementara lainnya melemah.
Sebelumnya, harga minyak sempat turun tipis menyusul laporan media Iran yang menyebut pejabat AS setuju menangguhkan sanksi terhadap ekspor minyak mentah Teheran selama pembicaraan damai berlangsung. Namun, tanpa adanya konfirmasi resmi serta pernyataan Iran mengenai rencana pajak perjalanan melalui Selat Hormuz, harga minyak kembali merangkak naik.
US crude ditutup naik $3,24 menjadi $108,66 per barel, sedangkan Brent crude menguat $2,84 ke level $112,10.
“Situasinya terasa sangat rapuh saat ini. Jelas, isu Iran setiap hari menjadi penggerak utama pasar,” ujar Tom Siomades, Chief Market Economist AE Wealth Management, kepada AFP.
Lonjakan harga minyak ini menambah ketidakpastian di pasar energi global, sementara investor terus mencermati perkembangan konflik dan dampaknya terhadap perdagangan internasional.

