Serangan Drone Ukraina ke Moskow, 3 Tewas dan Puluhan Luka

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 18 Mei 2026 | 03:13 WIB
drone (pixabay)
drone (pixabay)

SinPo.id -  Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka setelah Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke wilayah Moskow, Minggu 17 Mei 2026 dini hari. Serangan ini disebut sebagai yang terbesar dalam lebih dari setahun, menurut laporan kantor berita Rusia, TASS.

Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, menyebut seorang perempuan tewas di Khimki setelah drone menghantam rumah pribadi, sementara dua pria meninggal di Mytishchi akibat reruntuhan drone yang jatuh di rumah yang sedang dibangun. Sebanyak 12 orang dilaporkan luka, termasuk pekerja di kilang minyak.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil mengintersep 556 drone Ukraina, dengan lebih dari 120 di antaranya ditembak jatuh saat menuju Moskow. Namun, serpihan drone tetap menimbulkan kerusakan, termasuk kebakaran rumah di Subbotino dan kerusakan blok apartemen di Istra. Fragmen drone juga jatuh di area Bandara Sheremetyevo, meski tidak menimbulkan korban.

Kedutaan Besar India di Rusia mengonfirmasi seorang warganya tewas dan tiga lainnya luka akibat serangan tersebut.

Menurut Dinas Keamanan Ukraina, target serangan mencakup fasilitas energi di wilayah Moskow, termasuk dua stasiun pompa minyak, sebuah kilang, serta pabrik semikonduktor Angstrom yang memasok industri militer Rusia.

Serangan ini terjadi setelah Rusia melancarkan gelombang serangan ke Kyiv awal pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Ukraina menyebut aksi balasan ini sebagai bagian dari strategi melemahkan infrastruktur militer dan energi Rusia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI